Tribun Otomotif

Bukan Hanya C+pod, Tiga Mobil Elektrifikasi Toyota Mejeng di IEMS 2021

Toyota menilai upaya mengurangi produksi CO2 dari kendaraan bermotor tanpa mengurangi pula aktivitas mobilitas masyarakat jadi tantangan besar

Penulis: Lita febriani
Editor: Sanusi
Bukan Hanya C+pod, Tiga Mobil Elektrifikasi Toyota Mejeng di IEMS 2021
Toyota
Presiden Directur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono dan Wakil Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor, serta President Director PT Toyota-Astra Motor Susumu Matsuda saat ditemui di pameran Indonesia Electric Motor Show, Puspitek, Serpong, Tangerang, Banten, Rabu (22/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - PT Toyota Astra Motor (TAM) hadir kembali di ajang otomotif Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2021 yang berlangsung pada 24—26 November 2021 di Gedung Pusat Inovasi dan Bisnis Teknologi – BRIN, Kawasan Puspitek Serpong, Tangerang, Banten.

TAM menempati booth sebesar 100 meter persegi dengan menampilkan tiga unit produk kendaraan elektrifikasi yaitu Lexus UX 300e, C+pod dan Prius PHEV Bluebird.

Baca juga: Jokowi Dukung Pengembangan Kendaraan Listrik, Toyota: Kita Sangat Gembira Sebagai Pelaku Pasar

Sebagai perusahaan mobilitas, Toyota berupaya menghadirkan berbagai pilihan sarana mobilitas bagi masyarakat baik dari sisi produk, teknologi, maupun layanan, termasuk juga teknologi kendaraan ramah lingkungan tidak terkecuali Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-In Hybrid Vehicle (PHEV) dan Battery Electric Vehicle (BEV).

"Kami hadir di Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2021 sebagai wujud komitmen kami mendukung upaya Pemerintah dalam pengembangan teknologi kendaraan elektrifikasi dan mengurangi emisi CO2 di Indonesia secara berkelanjutan melalui penyediaan produk berbasis elektrifikasi dan ramah lingkungan," tutur President Director PT Toyota Astra Motor Susumu Matsuda, pada saat pembukaan pameran IEMS 2021 di booth Toyota, Rabu (24/11/2021).

Baca juga: Toyota Siap Produksi Mobil Hybrid dan Baterai di Indonesia pada 2022

Langkah elektrifikasi Toyota sejalan dengan keinginan positif Pemerintah Indonesia melalui beberapa aktivitas seperti aktif dalam Konferensi Perubahan Iklim Persatuan Bangsa-Bangsa, Climate Change Conference of the Parties - COP 26 Glasgow, UK, maupun Regulasi Pemerintah terkait CO2 Tax.

Toyota sendiri telah melakukan gerakan pengurangan emisi sejak dulu. Toyota menilai upaya mengurangi produksi CO2 dari kendaraan bermotor tanpa mengurangi pula aktivitas mobilitas masyarakat merupakan tantangan besar yang harus dihadapi.

Baca juga: Bukan Hanya Produksi Mobil Listrik, Toyota: Ekosistem Paling Penting

Melalui studi berkelanjutan yang dilandasi semangat Kaizen, Toyota melakukan inovasi teknologi otomotif guna menyediakan berbagai pilihan sarana mobilitas sesuai kebutuhan pelanggan yang sangat luas dan ramah lingkungan.

Selain itu juga mengadopsi teknologi-teknologi yang rendah emisi seperti, Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing-Intelligent (VVT-I), Dual VVT-I dan lainnya.

"Untuk memberikan kemudahan bermobilitas Toyota akan terus mempopulerkan teknologi elektrifikasi ini. Tidak hanya dengan menghadirkan berbagai pilihan kendaraan yang lengkap mulai dari BEV, PHEV, dan HEV, sehingga pelanggan dapat memilih teknologi mana yang sesuai dengan kebutuhannya, tapi juga terus melakukan upaya memperkenalkan lebih luas lagi teknologi ini, salah satunya melalui EV Smart Mobility," terang Wakil Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor Henry Tanoto.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas