Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Otomotif
LIVE ●

Pasar Semakin Kompetifif, Ini Jurus Produsen Motor Listrik Merebut Hati Konsumen

Perseroan telah memproduksi dan mendistribusikan lebih dari 100 tipe sepeda dengan 490 jaringan dealer di Indonesia mancanegara.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Pasar Semakin Kompetifif, Ini Jurus Produsen Motor Listrik Merebut Hati Konsumen
Tribunnews/Eko Suriyanto
Sepeda motor listrik produksi PT Terang Dunia Internusa Tbk. 

 

Laporan Wartawan Tribunnews Eko Sutriyanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasar makin kompetitif, banyak merek bermunculan, serta keharusan membangun jaringan penjualan dan layanan purna jual menjadi tantangan bagi para pemain motor listrik dalam memasarkan produknya.

"Peningkatan kualitas kualitas, teknologi dan harga terbaik, serta terus mengembangkan area pemasaran untuk menjangkau pelanggan menjadi  cara untuk mengembangkan pasar motor listrik di Indonesia," kata Direktur PT Terang Dunia Internusa Tbk, produsen sepeda motor listrik United, Andrew Mulyadi dalam paparan publik di Jakarta.

Dikatakannya, pengembangan area pemasaran yang progresif adalah salah satu kunci strategi perseroan untuk memenangi pasar di industri sepeda motor listrik yang semakin ketat.

Perseroan telah memproduksi dan mendistribusikan lebih dari 100 tipe sepeda dengan 490 jaringan dealer di Indonesia mancanegara.

Perseroan memproduksi 7 tipe motor listrik dengan 37 authorized store dan 49 sub dealer motor listrik yang diproduksi di 2 pabrik masing-masing di Citeureup dan Gunung Putri di Bogor serta satu pabrik afiliasi di Curug, Tangerang.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dengan berbagai strategi yang komprehensif, kami optimisme tinggi untuk memenangkan persaingan usaha di pasar Indonesia yang luas dan kami memiliki posisi yang kuat," katanya.

Hingga kuartal III-2024 penjualan UNTD menyusut 21,69 persen year on year (YoY) menjadi Rp 436,6 miliar yang berimbas pada laba bersih perusahaan juga terkoreksi 63,24% YoY menjadi Rp 18,6 miliar.

"Ketidakpastian pasar ketika tahun ini disebabkan musim pemilihan presiden  2024 lalu deflasi secara beruntun dari Juli hingga September lalu," katanya.

 

Komposisi penjualan saat ini terdiri dari produk sepeda dengan kontribusi 30 persenan, moped 40%, dan sepeda motor listrik 30 persenan.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas