Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Otomotif
LIVE ●

Kapan Ioniq 9 Dipasarkan di Indonesia? Ini Jawaban Presdir Hyundai 

Ioniq 9 diperkenalkan pertama kali secara global pada November 2024 dan diluncurkan di Korea pada 13 Februari 2025.

zoom-in Kapan Ioniq 9 Dipasarkan di Indonesia? Ini Jawaban Presdir Hyundai 
Lita/Tribunnews
HYUNDAI IONIQ 9 - Hyundai Ioniq 9, mobil listrik terbaru Hyundai yang sudah banyak berkeliaran di Korea Selatan, Rabu (19/2/2025). Mobil listrik terbaru dari Hyundai, Ioniq 9 sudah banyak berkeliaran di jalanan Seoul dan Busan, Korea Selatan, mobil ini kabarnya mampu menempuh jarak 620 km sekali cas. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hyundai Ioniq 9 sudah mulai ditawarkan di pasar mobil Korea Selatan. 

Mobil ini juga sempat tertangkap kamera banyak berkeliaran di jalanan Seoul.

Di Indonesia, Hyundai juga sudah menawarkan Ioniq Series, yang terdiri dari Ioniq 5, Ioniq 5 N dan Ioniq 6. 

Kehadiran mobil listrik terbaru yakni Ioniq 9 sendiri sudah dikonfirmasi oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID).

Baca juga: Mengenal Hyundai Solati, Mobil Tunggangan Artis Korea Selatan

President Director Hyundai Motors Indonesia Ju Hun Lee, menyambut baik antusiasme konsumen Indonesia terhadap lini kendaraan Listrik Hyundai selama ini, termasuk Ioniq 9.

"Memahami hal tersebut kami berencana menghadirkan produk tersebut untuk diperkenalkan kepada konsumen di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk membantu kami memahami lebih dalam potensi pasar Indonesia dan memperkenalkan inovasi kendaraan listrik terbaru dari Hyundai," tutur Ju Hun Lee, Senin (24/2/2025) dalam keterangan.

Ioniq 9 diperkenalkan pertama kali secara global pada November 2024 dan diluncurkan di Korea pada 13 Februari 2025.

Bukan hanya dari segi produk, Hyundai juga berkomitmen membangun ekosistem EV yang terintegrasi dari hulu ke hilir melalui investasi strategis, termasuk pendirian pabrik battery cell dan battery pack, produksi EV lokal, serta ekspansi jaringan charging station di seluruh negeri.

Upaya ini tidak hanya mendorong transformasi menuju mobilitas ramah lingkungan tetapi juga membuka peluang baru bagi industri otomotif Indonesia dalam mengadopsi teknologi canggih.

Komitmen Hyundai dalam membangun ekosistem EV di Indonesia tercermin dalam investasi senilai 3 miliar dolar AS, termasuk pendirian pabrik sel baterai HLI yang menjadi bagian krusial dalam rantai pasok kendaraan listrik.

Pabrik ini berdiri di atas lahan seluas 330.000 meter persegi, dengan investasi 1,1 miliar dolar AS dan mampu memproduksi sel baterai lithium-ion berkapasitas 10 GWh per tahun, cukup untuk lebih dari 150.000 unit Battery Electric Vehicle (BEV).

Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia Fransiscus Soerjopranoto, menyebut sebagai bentuk dukungan Hyundai terhadap pemerintah Indonesia mencapai net zero emission pada 2050, perusahaan berkomitmen untuk terus berupaya mempercepat transisi menuju mobilitas ramah lingkungan.

"Oleh karena itu, kami tidak hanya menghadirkan kendaraan listrik inovatif, tetapi juga membangun infrastruktur yang memungkinkan ekosistem EV berkembang secara berkelanjutan," ucap Frans.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas