55 Tahun di Indonesia, Mitsubishi Kejar Market Share Dua Digit di 2026
Mitsubishi merayakan ke-55 kehadirannya di bisnis otomotif Indonesia di tahun 2025 dengan membukukan total penjualan 2,4 juta unit kendaraan.
Penulis:
Lita Febriani
Editor:
Choirul Arifin
Ringkasan Berita:
- Mitsubishi merayakan ke-55 kehadirannya di bisnis otomotif Indonesia di tahun 2025 dengan membukukan total penjualan 2,4 juta unit kendaraan Mitsubishi yang saat ini melaju di jalan raya.
- Portofolio Mitsubishi masih relevan dan kompetitif di berbagai segmen, mulai dari kendaraan niaga hingga penumpang di tengah persaingan keras di pasar otomotif nasional.
- Mitsubishi menargetkan pencapaian pangsa pasar dua digit pada tahun fiskal mendatang.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan sepanjang 2025, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) tetap mampu menjaga performa dan memperkuat posisinya di pasar otomotif Indonesia.
Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Atsushi Kurita mengatakan perjalanan lebih dari lima dekade itu menjadi fondasi kuat hubungan jangka panjang Mitsubishi dengan konsumen Indonesia.
"Mitsubishi Motors menandai hari jadinya yang ke-55 di Indonesia pada akhir tahun 2025. Dengan sekitar 2,4 juta kendaraan Mitsubishi yang saat ini ada di jalan raya, kami merasa terhormat dapat mendukung masyarakat, keluarga, individu, bisnis dan petualangan sehari-hari di seluruh negeri," kata Atsushi Kurita dalam Konferensi Pers di Kantor MMKSI, Pulomas, Jakarta Timur, Jumat (27/2/2026).
Jutaan populasi kendaraan Mitsubishi di Indonesia jadi simbol kepercayaan yang terbangun selama puluhan tahun.
Kurita mengatakan, 2025 menjadi periode yang berat bagi industri otomotif. Ketatnya persaingan dan dinamika pasar membuat banyak pabrikan harus bekerja ekstra menjaga kinerja.
Baca juga: Mitsubishi Buka Opsi Produksi Pikap 4x4 Jika Permintaan Pasar Lokal Besar
"Meskipun tahun 2025 adalah tahun yang penuh tantangan dan sangat sulit, berkat dukungan Anda, kami berhasil melaluinya dengan sukses, bahkan saat tahun fiskal kami berlanjut hingga Maret ini," ungkapnya.
Salah satu tonggak penting tahun lalu adalah debut global Mitsubishi Destinator di Indonesia. Peluncuran global di pasar domestik dinilai sebagai sinyal kuat komitmen Mitsubishi terhadap Indonesia sebagai basis strategis.
"Tahun lalu penuh dengan perjalanan, termasuk peluncuran global Mitsubishi Destinator di Indonesia. Meskipun pasar kompetitif, respon pasar terhadap Destinator ini sangat positif. Sebagai hasil, performa kami juga cukup kuat dan memungkinkan kami untuk mengembangkan share global kita dari 8,3 persen hingga 8,5 persen," kata Kurita.
Mitsubishi masih menunjukkan dominasi di sejumlah segmen kendaraan, semisal Destinator memiliki market share 71,3 persen di kelasnya.
Lalu pikap legendaris Mitsubishi L300 masih mempertahankan posisi pemimpin pasar dengan pangsa 47,5 persen. Di segmen low MPV, Mitsubishi Xpander dan Mitsubishi Xpander Cross menguasai 24,2 persen.
Baca juga: Hino Operasikan Posko Lebaran 2026 dan Bengkel Siaga di 18 Jalur Mudik Jawa-Sumatera
Sementara itu, di segmen SUV ladder frame, Mitsubishi Pajero Sport mencatat pangsa pasar 34,7 persen. Pada kendaraan niaga double cabin, Mitsubishi Triton meraih 36,1 persen. Sementara SUV Xforce sebagai pendatang baru membukukan pangsa 11,2 persen dikelasnya.
Capaian tersebut memperlihatkan portofolio Mitsubishi masih relevan dan kompetitif di berbagai segmen, mulai dari kendaraan niaga hingga penumpang.
Incar Market Share Dua Digit
Menatap 2026, MMKI memasang target ambisius, meraih pangsa pasar dua digit atau di atas 10 persen pada tahun fiskal mendatang.
Untuk mencapai target tersebut, perusahaan menetapkan empat fokus utama. Pertama, memperluas jaringan dealer ke lebih banyak wilayah di Indonesia guna mendekatkan layanan kepada konsumen. Kedua, memperkuat layanan purna jual melalui filosofi “Passion to Care” yang menekankan kepedulian terhadap pelanggan.
Baca tanpa iklan