Tips Keselamatan Saat Mengemudi Kendaraan di Lintasan Kereta Api
Pengemudi diimbau mengurangi kecepatan jauh sebelum perlintasan dan tidak melaju kencang saat mendekati rel.
Penulis:
Lita Febriani
Editor:
Choirul Arifin
Ringkasan Berita:
- Pengemudi diimbau mengurangi kecepatan jauh sebelum perlintasan dan tidak melaju kencang saat mendekati rel.
- Pengemudi juga diimbau tidak mencoba mendorong kendaraan sendirian, karena keselamatan jiwa merupakan prioritas utama.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Insiden kecelakaan melibatkan sebuah mobil taksi listrik (EV) yang mogok di perlintasan rel kereta api kemudian tertemper KRL Commuter Line di Bekasi Timur Senin, 27 April 2026 lalu mendapat atensi luas masyarakat.
Penyebab mogoknya kendaraan listrik tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Sejumlah faktor diduga berkontribusi, mulai dari radiasi magnet yang berpotensi mengganggu sensor elektronik kendaraan, adanya stray current dari rel, hingga kondisi teknis kendaraan itu sendiri.
Menanggapi kejadian tersebut, Hyundai Gowa membagikan sejumlah tips keselamatan bagi pengendara saat melintasi rel kereta api.
Pengemudi diimbau mengurangi kecepatan jauh sebelum perlintasan dan tidak melaju kencang saat mendekati rel.
Selain itu, penting untuk mematikan atau menurunkan volume musik agar suara aba-aba kereta dapat terdengar dengan jelas. Pengendara juga diminta tidak hanya mengandalkan palang pintu, mengingat tidak semua perlintasan dijaga petugas.
Sebelum melintas, pengemudi wajib menengok ke kiri dan kanan dua kali guna memastikan tidak ada kereta yang mendekat dari kedua arah.
Hyundai Gowa juga mengingatkan agar pengendara tidak menerobos saat palang pintu mulai turun, tidak berhenti di atas rel dalam kondisi apa pun, serta menghindari aktivitas seperti menggunakan ponsel atau mengambil foto saat melintas.
Baca juga: Sisi Gelap Perlintasan KA Bulak Kapal Bekasi: Jaga Nyawa, Setor Preman
Kendaraan sebaiknya melintasi rel dengan sudut tegak lurus untuk mencegah ban tergelincir, serta tidak mendahului kendaraan lain tepat di perlintasan.
Saat Mobil Berada di Lintasan Kereta
Dalam kondisi darurat, seperti kendaraan mogok di atas rel kereta perlintasan sebidang, pengemudi diminta tetap tenang dan tidak panik.
Langkah pertama adalah menyalakan lampu hazard untuk memberi peringatan kepada pengguna jalan lain dan petugas. Pengemudi juga dianjurkan segera menghubungi atau memberi sinyal kepada petugas penjaga palang pintu.
Jika kendaraan tidak dapat dipindahkan, pengemudi harus segera keluar dari mobil dan memberikan tanda kepada masinis dengan melambaikan tangan.
Bila kereta sudah mendekat, disarankan menjauh setidaknya 30 meter dari rel. Hyundai Gowa menegaskan agar pengemudi tidak mencoba mendorong kendaraan sendirian, karena keselamatan jiwa merupakan prioritas utama.
Baca juga: Peringatan Dedi Mulyadi Diabaikan, Ormas Masih Kuasai Perlintasan Ampera di Bekasi
Marketing Department Head Hyundai Gowa Cahaya Fitri Tantriani menyampaikan turut prihatin atas musibah kecelakaan yang mengakibatkan banyak korban.
"Harapannya hal ini tidak terjadi lagi. Sebagai pengemudi dan pengguna mobil EV kita perlu mewaspadai kondisi bila melintasi perlintasan kereta api dan memahami cara evakuasi yang tepat," ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Baca tanpa iklan