Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

‎Pengamat Sebut Organisasi Kemahasiswaan Mulai Kehilangan Pamor

"Saya keliling kampus, hasilnya saya lihat organisasi kemahasiswaan saat mau rekrut tahap pertama, mereka kesulitan cari calon kader," ujarnya

‎Pengamat Sebut Organisasi Kemahasiswaan Mulai Kehilangan Pamor
TRIBUN/HO
Massa mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Penegakan Hukum menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung KPK, Jakarta, Rabu (8/5/2019). Mereka menuntut pemerintah reformasi KPK dari kepentingan politik dan meminta ketua KPK untuk segera mencopot Novel Baswedan karena diduga tidak netral. TRIBUNNEWS/HO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - CEO Alvara Reserch Institute Hasanudin Ali sepakat kampus merupakan kunci semua persoalan pemuda.

Sayangnya dewasa ini, ‎Hasanudin Ali menilai para mahasiwa sudah enggan masuk dalam organisasi kemahasiswaan.

Baca: ‎Pria Teriak Penggal Kepala Jokowi Hingga Videonya Viral Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

"Saya keliling kampus, hasilnya saya lihat organisasi kemahasiswaan saat mau rekrut tahap pertama, mereka kesulitan cari calon kader," ujarnya, Sabtu (11/5/2019) dalam diskusi bertema Pemuda Mana Suaramu di Jl Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

"Organisasi kemahasiswaan kini kehilangan Pamor dibandingkan zaman dulu. Akibatnya mahasiswa lulus sebelum matang," tambah Hasanudin Ali.

Sebagai solusi, Hasanudin Ali menjelaskan organisasi-organisasi kemahasiswaan harus berpikir keras bagaimana bisa memikat kader-kader baru.

"Perlu dipikirkan bagaimana supaya bisa memikat kader baru. Jangan-jangan yang mereka jual tidak menarik. Apa pola kaderisasi lama masih layak dilanjutkan?" paparnya.

Baca: Sejumlah Fakta Pencegahan Kivlan Zen, Diduga Hendak ke Brunei Hingga Status Cegah Dicabut saat Subuh

Kedua‎ menurut Hasanudin Ali, para tenaga pendidik baik dosen hingga pejabat rektorat harus punya kepedulian untuk membantu mahasiswa menemukan jati diri sebagai pemuda.

Jangan hanya memberikan pelajaran tapi juga nilai-nilai kehidupan.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas