Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

HUT Kemerdekaan RI

Meriahkan HUT ke-74 RI, Extramarks Bangun Gapura Garuda Pancasila Setinggi 17 Meter

Uniknya, gapura tersebut terbuat dari kacang dan dikembangkan dalam 8 hari oleh 45 seniman dengan berbagai latar belakang budaya.

Meriahkan HUT ke-74 RI, Extramarks Bangun Gapura Garuda Pancasila Setinggi 17 Meter
HandOut/Ist
Gapura berbentuk replika lambang negara republik Indonesia Garuda Pancasila dibangun menjulang setinggi 17 meter. Gapura tersebut terbuat dari kacang dan dikembangkan dalam 8 hari oleh 45 seniman dengan berbagai latar belakang budaya. Angka-angka ini terhubung dengan 17 Agustus 1945 (17 - 8 – 1945), Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Gapura persembahan Extramarks ini dibangun di area Tugu Api Pancasila yang merupakan salah satu land mark Taman Mini Indonesia, yang memikat pengunjung.

Dimana Tugu Api Pancasila ini merupakan Monumen Pemersatu Budaya Bangsa yang juga menggunakan filosofi 17-8-1945.

Sehingga, lokasi menjadi strategis juga untuk menyebarkan semangat Kemerdekaan Indonesia.

Gapura kembangan Extramarks ini akan berdiri selama 1 bulan (hingga 17 September 2019).

Adapun alasan pembangunan replika Garuda Pancasila dari bahan kacang adalah untuk menggaungkan kecintaan terhadap negeri sekaligus mengingatkan makna dibalik istilah kacang lupa kulit.

“Secara simbolis, maknanya adalah untuk mengingatkan kita semua, khususnya para siswa untuk tidak seperti kacang yang lupa kulit. Tugas kami membangun SDM unggul lewat pendidikan dan harapan kami kepada para siswa nantinya akan berpartisipasi aktif dalam membangun Indonesia berbekal prestasi pendidikan yang didapatnya,” ungkap Fernando Uffie, Country Manager Extramarks Indonesia.

Lebih lanjut Uffie menjelaskan bahwa Pancasila yang terdapat dibagian dada Garuda menjadi semangat, komitmen dan kecintaan Extramarks untuk menciptakan SDM unggul melalui pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan Indonesia.

"Kami percaya bahwa teknologi adalah solusi untuk memastikan setiap anak Indonesia berhak untuk mendapatkan pendidikan berkualitas dan akses literasi yang mudah," jelas Uffie.

Solusi Kelas Pintar dan Kelas CerdasExtramarks sendiri memadukan teknologi dan metode pengajaran yang dipersonafikasi dan sudah teruji.

Tidak hanya lengkap secara materi dan cara penyajian (visual, audio, kinesthetic), ini juga tercatat dan dapat dimonitor secara real-time.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas