Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Universitas Paramadina Gandeng PT Mutuagung Lestari Sosialisasikan Penerapan SMAP

Praktik korupsi yang dilakukan oleh seorang individu dapat merusak integritas sebuah organisasi

Universitas Paramadina Gandeng PT Mutuagung Lestari Sosialisasikan Penerapan SMAP
istimewa
Universitas Paramadina Menggandeng PT Mutuagung Lestari untuk Menjadi Kampus Berintegritas 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Universitas Paramadina menggandeng PT Mutuagung Lestari dalam sosialisasi penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).

Sistem manajemen ini dikembangkan dengan mengacu pada ISO-37001.

Praktik korupsi maupun suap kerap jadi ancaman bagi kredibilitas dan integritas sebuah organisasi.

Untuk mencegahnya, implementasi (SMAP) merupakan pilihan tepat.

Presiden Direktur PT Mutuagung Lestari,  Arifin Lambaga mengatakan perusahaannya akan terus mendukung kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pencegahan terhadap kegiatan korupsi.

Baca: Belum Genap Setahun Berikrar Lawan Korupsi, Kini Bupati Muara Enim Terjaring OTT KPK

"Praktik korupsi yang dilakukan oleh seorang individu dapat merusak integritas sebuah organisasi. Oleh karena itu, MUTU International akan terus melakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan hal ini," ujar Arifin.

MUTU International menjadikan momen ini sebagai langkah awal penerapan Triple Helix Collaboration, yakni sebuah kolaborasi antara sektor swasta, perguruan tinggi, juga pemerintahan untuk meningkatkan daya saing di Indonesia pada era Industri 4.0.

Sistem Manajemen Anti Suap (SMAP) dimasukkan ke dalam kurikulum di seluruh jenjang pendidikan di Universitas Paramadina.

Baca: Universitas Paramadina akan Hadir di Cikarang

"SMAP ini dirasa perlu untuk diberikan kepada mahasiswa agar mereka memiliki bekal ketika akan terjun ke dalam dunia kerja. Jadi praktik dan mekanisme suap telah dipahami, sejak mereka belum memasuki dunia kerja," kata Rektor Universitas Paramadina Prof Firmanzah Ph.D.

Selain itu kerjasama juga menyangkut penyelenggaraan workshop yang bertajuk "Optimalisasi Manajemen Sumber Daya Berbasis Good Governance untuk Peningkatan Kesejahteraan Daerah" Workshop ini melibatkan lebih dari seratus kepala daerah sebagai pesertanya.

"Kegiatan ini diharapkan dapat membantu terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel untuk meningkatkan kesejahteraan daerah," kata Rektor Universitas Paramadina Prof Firmanzah Ph.D,

Rangkaian kegiatan yang menyosialisasikan tentang antikorupsi ini masih akan terus berlanjut kedepannya.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas