Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Klasifikasi Serat dari Hewan: Serat dari Stapel dan Filamen

Berikut klasifikasi serat dari hewan, di antaranya serat dari stapel dan serat dari filamen.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Katarina Retri Yudita
Editor: Arif Fajar Nasucha
zoom-in Klasifikasi Serat dari Hewan: Serat dari Stapel dan Filamen
Tangkapan layar repositori.kemdikbud.go.id
Serat Kepompong Ulat Sutera - Berikut klasifikasi serat dari hewan, di antaranya serat dari stapel dan serat dari filamen. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut klasifikasi serat dari hewan, di antaranya serat dari stapel dan serat dari filamen.

Serat yang berasal dari hewan banyak disukai oleh negara-negara Eropa.

Serat tersebut memiliki tekstur yang lembut dan halus, sifat serat hewan menghangatkan sehingga orang-orang yang tinggal di daerah musim dingin sangat memanfaatkan serat ini.

Bagian hewan yang dimanfaatkan seratnya adalah bulu.

Bulu hewan yang paling banyak diolah sebagai bahan baku serat produk tekstil di antaranya stapel dan filamen.

Baca juga: Klasifikasi Serat dari Tumbuhan: Serat dari Biji, Batang, Daun, hingga Buah

Berikut klasifikasi serat dari hewan, dikutip dari Buku Prakarya Kelas 7 Semester 1:

1. Serat dari stapel

Rekomendasi Untuk Anda

Stapel merupakan serat yang berbentuk rambut hewan yang disebut dengan wol.

Contohnya adalah domba, alpaca, unta, cashmer, mohair, kelinci, dan vicuna.

Rambut hewan yang paling banyak digunakan adalah wol dari bulu domba.

Serat Bulu Domba dan Serat Bulu Alpaca
Serat Bulu Domba dan Serat Bulu Alpaca (Tangkapan layar repositori.kemdikbud.go.id)

Serat wol mempunyai ciri-ciri:

- Agak kuat;

- Tidak berkilau;

- Keriting;

- Kekenyalan tinggi;

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas