Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Unsur Kebahasaan dan Struktur Pantun, Gurindam, dan Syair

Berikut unsur kebahasaan dan struktur Puisi Rakyat yang berupa pantun, gurindam, dan syair.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Lanny Latifah
Editor: Arif Fajar Nasucha
zoom-in Unsur Kebahasaan dan Struktur Pantun, Gurindam, dan Syair
Freepik
ilustrasi Belajar dari Rumah - Materi Sekolah: Unsur kebahasaan dan struktur Puisi Rakyat (pantun, gurindam, dan syair). 

d. Kata penghubung syarat

Konjungsi syarat yang menjelaskan suau hal bias terpenuhi apabila syarat yang ada dipenuhi, atau dijalankan. Contoh kata yang digunakan adalah jika, jikalau, apabila, asalkan, kalau, dan bilamana.

Struktur Puisi Rakyat

a. Struktur Pantun, terdiri atas:

1) Dua larik sampiran dan dua larik isi.

2) Dua larik pertama merupakan pengantar, sedangkan dua larik berikutnya merupakan isi.

3) Makna larik 1 dan 2 serta 3-4 tidak berhubungan.

Rekomendasi Untuk Anda

4) Berdasarkan jenis kalimatnya, larik 1 dan 2 berdiri sendiri dan larik 3 serta 4 adalah saran.

b. Struktur Syair, terdiri atas:

1) Setiap bait terdiri dari empat baris.

2) Pola rima sama a-a-a-a.

3) Keempat larik syair dan merupakan bait-bait yang saling terkait.

4) Menggunakan kalimat menyapa.

5) Larik ke 2 dan 3 biasanya ditujukan kepada generasi muda.

6) Larik keempat merupakan akibat jika menjalankan yang ke 2 dan 3.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas