Perbedaan Teori Model Atom Bohr dan Teori Model Atom Mekanika Kuantum
Simak perbedaan antara Teori Model Atom Bohr dan Teori Model Atom Mekanika Kuantum dalam konfigurasi elektron
Penulis:
Pondra Puger Tetuko
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Bentuk orbit: Dikemukakan berbentuk elips namun tidak dideskripsikan dengan jelas.
Perilaku elektron: Perilaku saja
Efek elektromagnetik: Tidak dapat menjelaskan efek medan magnet (Zeeman effect) maupun efek medan listrik (Stark effect).
Bilagan kuantum: Tidak dapat menjelaskan bilangan kuantum
Aplikasi: Hanya pada atom Hidrogen namun tidak pada atom berukuran besar
Baca juga: Kimia Hijau: Pengertian, Prinsip, Kontribusi, Contoh Proses Kimia
- Teori model atom mekanika kuantum
Pencetus:
- Louis de Broglie
- Heisenberg
- Erwin Schrodinger
Tahun: 1900
Keberadaan elektron:
- Elektron berada dalam daerah paling memungkinkan terdapat elektron (disebut orbital).
- Posisi elektron lebih akurat.
Bentuk orbit: Selain berbentuk bola ada juga bentuk spesifik lainnya yang dapat dideskripsikan dengan jelas.
Perilaku elektron: Sebagai partikel sekaligus gelombang (dualisme gelombangpartikel).
Efek elektromagnetik: Sebagai partikel sekaligus gelombang (dualisme gelombangpartikel).
Bilangan kuantu,: Bisa menjelaskan ke-4 bilangan kuantum sebagai ciri-ciri elektron yang spesifik.
Aplikasi: Pada semua ukuran atom baik kecil, besar, maupun kompleks
(Tribunnews.com/Pondra Puger)