Disdik Jabar Pastikan Akses Pendidikan Merata bagi Calon Murid yang Belum Lolos Sekolah Negeri
Disdik Jabar tegaskan komitmen pemerataan pendidikan di PCMB SPMB Jabar 2026, siapkan solusi bagi calon murid yang belum tertampung di Sekolah Negeri.
Penulis:
Lanny Latifah
Editor:
Facundo Chrysnha Pradipha
Ringkasan Berita:
- Disdik Jabar menegaskan komitmen pemerataan pendidikan melalui PCMB yang diumumkan dalam SPMB Jabar 2026 dan dapat diakses secara online pada 13–14 Juni 2026.
- Sekitar 77 ribu calon murid belum tertampung di sekolah negeri dan akan disalurkan ke sekolah swasta mitra dengan dukungan pembiayaan dari Pemprov Jabar.
- Pemerintah juga memperluas kerja sama sekolah swasta dan mengembangkan SMA Terbuka agar tidak ada anak di Jawa Barat yang tertinggal pendidikan.
TRIBUNNEWS.COM - Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh anak di Jawa Barat mendapatkan akses pendidikan yang layak.
Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai kebijakan strategis, termasuk pelaksanaan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB).
Adapun hasil PCMB dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat 2026 resmi diumumkan pada 13–14 Juni 2026.
Pengumuman ini dapat diakses secara daring melalui akun masing-masing calon murid pada laman resmi SPMB Jawa Barat di https://spmb.jabarprov.go.id.
"Melalui pelaksanaan PCMB, pemerintah berupaya memetakan calon murid secara menyeluruh agar mendapatkan layanan pendidikan sesuai dengan kondisi dan pilihan yang tersedia," ungkapnya, dikutip dari disdik.jabarprov.go.id, Minggu (14/6/2026).
Kadisdik menjelaskan bahwa program PCMB tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme penerimaan murid baru, tetapi juga sebagai instrumen pemetaan untuk memastikan setiap anak mendapatkan layanan pendidikan yang sesuai.
Menurutnya, sistem ini membantu pemerintah dalam mengidentifikasi kebutuhan daya tampung sekolah serta sebaran calon peserta didik di berbagai wilayah Jawa Barat.
77 Ribu Calon Murid Belum Tertampung di Sekolah Negeri
Purwanto mengakui bahwa kapasitas SMA dan SMK negeri di Jawa Barat masih terbatas.
Saat ini, terdapat sekitar 77 ribu calon murid yang belum tertampung di sekolah negeri.
"Anak-anak yang belum tertampung di sekolah negeri akan kami salurkan ke sekolah-sekolah swasta yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari upaya perlindungan layanan pendidikan," ungkap Kadisdik.
Baca juga: Hasil PCMB SPMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Calon Murid Diminta Cermati Status Kelulusan
Pemprov Jabar Perluas Kerja Sama dengan Sekolah Swasta
Untuk mengatasi keterbatasan daya tampung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memperluas kerja sama dengan sekolah-sekolah swasta.
Koordinasi dilakukan melalui Cabang Dinas Pendidikan di setiap wilayah, terutama daerah dengan jumlah calon murid belum tertampung yang cukup tinggi.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pemerataan akses pendidikan dan memastikan tidak ada anak yang terhenti pendidikannya akibat keterbatasan kursi di sekolah negeri.
Dalam skema kerja sama tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga memberikan dukungan pembiayaan pendidikan.
Biaya seperti Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) dan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) akan dibantu sesuai skala prioritas dan kemampuan fiskal daerah.