Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dua Pengembang Properti Australia Asal Indonesia Putus Kerja Sama, Ini Penyebabnya

Berdasarkan pengajuan gugatan di pengadilan, Paul telah menunjuk BDO Australia selaku likuidator sementara (provisional liquidator) pada Agustus 2023.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Dua Pengembang Properti Australia Asal Indonesia Putus Kerja Sama, Ini Penyebabnya
Istimewa
Ilustrasi. Co-Founder and CEO Crown Group Holdings Paul Sathio sekaligus pemegang saham terbesar Crown Group sejak didirikan pada tahun 1996, mengajukan tuntutan untuk memutuskan kerja sama dengan Iwan Sunito dan melikuidasi Crown Group. 

Iwan Sunito memiliki beberapa sayap usaha baru seperti One Mastery Developments Pty Ltd. dan One GC Chatswood Pty Ltd.

Di lain pihak, Paul Sathio kini menjalankan bisnis properti di bawah bendera Sathio Group Pty Ltd. Perusahaan itu telah mengakuisisi beberapa lokasi pengembangan properti dan apartemen mewah di sejumlah kota Australia seperti Sydney dan Brisbane.

Sathio Group saat ini memiliki beberapa proyek prestisius antara lain proyek mixed residential di Burwood and dua proyek besar di Bringelly, masing-masing seluas 2 hektar dengan total apartemen lebih dari 1.100 unit.

Bringelly berlokasi dekat dengan bandara baru Sydney yang direncanakan selesai dalam dua tahun mendatang lengkap dengan fasilitas kereta ringan. (Hilda B Alexander/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Duet Raksasa Properti Australia Asal Indonesia Pecah Kongsi"

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Atas