Meikarta Akan Jadi Proyek Rusun Subsidi Pemerintah, KPK: Status Aset Harus Clear Dulu
Ide menjadikan aset Meikarta untuk proyek rusun subsidi datang dari Menteri PKP Maruarar Sirait, skemanya disiapkan Ditjen Perumahan dan BP Tapera.
Penulis:
Ilham Rian Pratama
Editor:
Choirul Arifin
"Saya sangat bahagia kalau itu bisa dilakukan seperti Pak James melakukan di Meikarta," kata Ara kepada James di kantor Kementerian PKP, Jakarta Pusat, Kamis (15/1/2026).
Skema Rusun Subsidi Disiapkan Ditjen Perumahan Perkotaan
Skema program rusun subsidi sedang disiapkan Direktorat Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP bersama BP Tapera.
Ara telah meminta Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Sri Haryati menyiapkan pembangunan di beberapa titik selain Meikarta.
Ia juga menginstruksikan agar pembahasan skema melibatkan pengembang, perbankan, dan warga sebagai calon penghuni rusun subsidi ini.
"Pengembang kita dengar, perbankan kita dengar, tapi juga kami undang juga adalah warganya, bahkan calon warganya," ujar Ara.
"Seminggu ini segera ketemu dengan warganya. Laporkan ke saya, mereka isi pikirannya apa, isi hatinya apa, isi dompetnya bagaimana," lanjutnya.
Terkait jumlah unit maupun luasan rusun subsidi di Meikarta, Ara belum dapat menjelaskan secara rinci. Namun, ia memastikan pihak Lippo Group sudah menyiapkan kebutuhan awal.
"[Rusun subsidi] harus tahun ini, yang pertama di Meikarta. Pak James sudah siapkan besar. Nanti kami pastikan," kata politikus Partai Gerindra tersebut.
Baca juga: Menteri Maruarar Sirait Pastikan Rumah Susun Subsidi Dibangun di Meikarta
Langkah ini diambil guna menjawab tingginya kebutuhan hunian terjangkau bagi para pekerja di kawasan industri seputar Cikarang dan Karawang.
Proyek Meikarta sempat menjadi sorotan nasional usai KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada 14 Oktober 2018 terkait suap pengurusan izin yang melibatkan pejabat Pemkab Bekasi.
Namun, dengan konfirmasi terbaru dari KPK ini, status aset fisik Meikarta dipastikan bebas dari sitaan negara terkait perkara tersebut.
Baca tanpa iklan