Tribun Ramadan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ramadan 2020

Batalkah Puasa jika Nonton Video Makanan dan Minuman? Begini Penjelasannya

Mengenai hukum menonton acara kuliner yang menayangkan gambar makanan dan minuman, Dr Islah menyebut itu tak membatalkan puasa.

Batalkah Puasa jika Nonton Video Makanan dan Minuman? Begini Penjelasannya
unsplash.com
Ilustrasi makanan di meja makan. 

"Substansi dari puasa kita, bagaimana kita menjaga seluruh tubuh bahkan pikiran kita untuk semua dimuarakan pada Allah," terang Dr Islah.

Baca: Agar Badan Tak Lemas atau Terasa Berat untuk Beraktivitas di Bulan Puasa, Terapkan Tips Berikut Ini

Baca: Kapan Waktu yang Tepat Lakukan Mandi Junub Saat Puasa Ramadhan? Ini Penjelasan Ustaz

Baca: Berbuka Puasa dengan yang Manis? Dokter Septi Mandala: Awas Cepat Mengantuk dan Kegemukan

Ia menegaskan, orang yang menonton video makanan dan minuman di YouTube atau televisi, itu tak membatalkan puasa.

Namun, keutamaan dari ibadah puasa Ramadhan yang kita jalankan, tentu akan berkurang.

Cumi Sambal Terasi
Cumi Sambal Terasi (sajiansedap.grid.id)

"Jadi kalau kita melihat video makanan dan minuman, pikiran kita hanya makan dan minum, tentu secara fikih tidak membatalkan."

"Tetapi dari nilai puasa, hati kita disibukkan dengan material. Tentu cara seperti ini akan mengurangi fadilah (keutamaan) puasa kita," ujarnya.

Baca: Cara Menjaga Kesehatan Gigi Selama Menjalankan Ibadah Puasa

Baca: Ketahui Penyebab Kulit Kering saat Jalani Ibadah Puasa

Baca: Aplikasi Ini Tawarkan Referensi Ibadah Ramadan, Mulai Doa Harian hingga Kajian Fikih

Sehingga, orang yang berpuasa tersebut harus bisa menahan diri untuk tak melihat makanan ataupun minuman.

"Maka sebaiknya kita puasa pada Ramadhan, yang kita kekang (tahan) bukan hanya fisik kita, tapi juga hati kita dari hal-hal material, termasuk melihat makanan."

"Dengan cara itu kita didekatkan kepada Allah. Secara spiritual, puasa kita lebih punya makna," imbuh Dr Islah

(Tribunnews.com/Nuryanti)

Ikuti kami di
Penulis: Nuryanti
Editor: Miftah
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas