Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hindari Kolang Kaling Formalin, Ini Tips Pilih Kolang Kaling yang Bagus dan Cara agar Tak Berlendir

Marak kolang kaling formalin, berikut tips memilih kolang kaling yang tak berformalin dan bagus, serta cara agar kolang kaling tak berlendir.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rica Agustina
zoom-in Hindari Kolang Kaling Formalin, Ini Tips Pilih Kolang Kaling yang Bagus dan Cara agar Tak Berlendir
Sajian Sedap/Retno
Kolang kaling - Tips memilih kolang kaling yang bagus dan tidak mengandung formalin, serta cara agar kolang kaling tak berlendir. 

TRIBUNNEWS.COM - Inilah tips memilih kolang kaling yang bagus dan tidak mengandung formalin, serta cara agar kolang kaling tak berlendir.

Kolang kaling merupakan satu di antara bahan makanan yang menjadi campuran olahan menu takjil buka puasa.

Biasanya, olahan dari biji pohon aren itu berupa es buah atau pun manisan.

Teksturnya yang licin dan mengandung banyak air membuat kolang kaling dapat meredakan rasa haus dalam waktu singkat.

Sehingga kolang kaling menjadi campuran olahan yang populer dan banyak dibeli saat ramadan.

Kabar buruknya, ada beberapa pedagang culas yang menggunakan formalin untuk mengawetkan dan membuatnya berwarna putih bersih.

Baca juga: 7 Resep Kreasi Wedang Jahe yang Cocok Diminum saat Hujan, Wedang Ronde hingga Secang Kolang Kaling

Untuk menghindari kolang kaling berformalin, berikut tips memilih kolang kaling yang bagus, dikutip dari Nova:

Rekomendasi Untuk Anda

1. Pilih yang muda

Langkah pertama yaitu memilih buah kolang kaling yang masih muda.

Ciri kolang kaling yang masih muda adalah yang berbentuk pipih dan padat atau tidak berlubang pada bagian tengahnya.

2. Pilih yang berwarna putih alami

Warna kolang kaling yang tidak mengandung formalin adalah yang berwarna putih alami.

Warna putih alami pada buah kolang kaling yaitu bening tetapi juga sedikit kusam.

Kemungkinan besar kolang kaling berwarna putih pucat bak cat tembok sudah terpapar bahan kimia berbahaya.

3. Jangan pilih yang lunak

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas