Urutan Menu Berbuka Puasa yang Benar, Jangan Langsung Makan Nasi dan Menu Berat Lainnya
Urutan menu berbuka puasa yang benar dan menyehatkan, jangan langsung makan nasi dan menu berat lainnya. Dilengkapi jenis-jenis makanan sehat.
Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
Contoh makanan berkabohidrat adalah beras merah, pasta gandum utuh atau roti, kentang atau burghul.
Karbohidrat kompleks menyediakan sumber energi yang lebih stabil dan berkelanjutan selain serat dan mineral.
Baca juga: Resep Es Jeli Buah Campur, Cocok Jadi Menu Buka Puasa yang Enak dan Segar
6. Makan protein tanpa lemak
Saat berbuka puasa, kamu harus mengonsumsi protein berkualitas tinggi yang sangat mudah dicerna dan mengandung semua asam amino esensial.
Tubuh membutuhkan protein untuk membangun dan mempertahankan massa otot.
Daging sapi, susu, yogurt, telur, keju, ikan, dan unggas adalah protein lengkap berkualitas tinggi.
Pilih protein tanpa lemak untuk mendapatkan manfaat dengan sedikit lemak jenuh.
Sertakan ikan, ayam tanpa kulit atau kalkun dan susu rendah lemak sebagai bagian dari menu berbuka puasa.
Jika kamu vegetarian, kamu dapat memilih sumber protein lain seperti kacang polong, buncis dan kacang-kacangan.
7. Tidak makan dengan terburu-buru
Jangan terburu-buru untuk menghabiskan makananmu.
Kelebihan makanan dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan masalah lambung lainnya, setelah perut dalam keadaan kosong seharian.
Sebaiknya, kamu mengontrol porsi makan agar tetap sehat dan mencegah penambahan berat badan.
Sebagai aturan praktis, jangan melebihi jumlah yang kamu miliki untuk makan siang atau makan malam biasa.