Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jangan Telentang, Ini Posisi Tidur yang Tepat Setelah Sahur untuk Hindari Gerd

Biasanya banyak orang memilih untuk tidur kembali pascamenyantap sajian sahur. Padahal tidur setelah sahur sangat tidak dianjurkan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Selama bulan puasa ramadan umat muslim wajib menunaikan sahur.

Sahur dilakukan pada dua sepertiga malam.

Rasa kantuk tidak bisa dihindari saat menjalankan rutinitas ini.

Biasanya banyak orang memilih untuk tidur kembali pascamenyantap sajian sahur.

Padahal tidur setelah sahur sangat tidak dianjurkan.

Tetapi adakalanya, tidur 1 jam tetap berharga bagi mereka yang akan bekerja pada pagi harinya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ahli Endoskopi Gastrointenstinal yang juga Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr.dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, menjelaskan, sekalipun tubuh sangat lelah, ada baiknya tidur dua jam setelah sahur.

"Anjurannya secepat-cepatnya kita tidur itu setelah dua 2 jam makan. Karena makanan itu berada di lambung kita itu selama 6-7 jam," kata dia dalam sebuah video yang dikutip Senin (18/3/2024).

Baca juga: Ria Ricis Akui Ramadan Kali Ini Terasa Berbeda: Sekarang Aku Sahur Sendiri

Apa yang terjadi saat memaksakan tidur 1-2 jam pascasahur?

Ia menjelaskan selesai sahur masih banyak makanan di lambung.

Jika dipaksakan tidur dalam keadaan telentang maka makanan dapat balik arah atau reflux.

Makanan dari lambung balik ke kerongkongan.

Artinya, kebiasaan tidur usai sahur dapat memicu gejala GERD (gastroesophageal reflux disease).

"Tentu hal ini bermasalah bagi pasien gerd," ucap dia.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Atas