Berapa Banyak Air Putih yang Harus Diminum per Hari Saat Puasa? Ini Penjelasan dan Tipsnya
Saat Ramadan, kebutuhan minum air putih tetap harus dipenuhi, hanya saja waktunya yang disesuaikan, yakni di antara waktu berbuka hingga sahur.
Penulis:
Farrah Putri Affifah
Editor:
Tiara Shelavie
Minum air saat sahur membantu tubuh menyimpan cadangan cairan sebelum beraktivitas.
Sementara itu, minum air saat berbuka berfungsi mengganti cairan yang hilang sepanjang hari.
Baca juga: Catat, Ini Waktu Terbaik Minum Kopi saat Puasa Ramadan, Lengkap dengan Tipsnya
Tips Minum Air Putih untuk Memenuhi Kebutuhan Cairan saat Puasa
Agar kebutuhan cairan tetap tercukupi, kamu bisa menerapkan pola minum teratur dari waktu berbuka hingga sahur.
Mengutip dari https://ayosehat.kemkes.go.id/ salah satu metode yang mudah diingat adalah pola 2-4-2:
-
2 Gelas saat Berbuka
Minum satu gelas air saat azan Magrib sebagai pembuka, lalu satu gelas lagi setelah makan ringan atau sebelum salat Isya.
Ini membantu mengganti cairan yang hilang selama puasa.
-
4 Gelas di Malam Hari
Bagi menjadi dua gelas saat makan malam dan dua gelas sebelum tidur.
Minum secara bertahap membantu tubuh menyerap cairan lebih optimal dibandingkan langsung dalam jumlah banyak sekaligus.
-
2 Gelas saat Sahur
Satu gelas saat bangun tidur dan satu gelas setelah makan sahur.
Ini penting sebagai “bekal” cairan untuk beraktivitas sepanjang hari.
Pentingnya Air Putih Selama Ramadan
Berikut beberapa alasan mengapa konsumsi air putih sangat penting saat berpuasa:
1. Mencegah Dehidrasi
Tanpa asupan cairan seharian, tubuh berisiko mengalami dehidrasi.
Gejalanya bisa berupa sakit kepala, tubuh lemas, bibir kering, hingga sulit berkonsentrasi.
Minum cukup air di waktu yang diperbolehkan membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
2. Menjaga Energi dan Fokus
Air berperan dalam proses distribusi nutrisi dan produksi energi.
Baca tanpa iklan