Bau Mulut saat Puasa? Begini Cara Mudah Mencegahnya
Bau mulut saat puasa dapat dicegah dengan menjaga kebersihan gigi dan lidah, menggunakan dental floss dan obat kumur, serta mencukupi kebutuhan air.
Penulis:
Lanny Latifah
Editor:
Febri Prasetyo
Ia menekankan pentingnya menggosok gigi secara teratur minimal dua kali sehari, terutama setelah sahur dan sebelum tidur.
Saat menyikat gigi, pastikan seluruh permukaan gigi dan lidah ikut dibersihkan karena bakteri banyak menempel di area tersebut.
Menurutnya, lidah sering menjadi tempat menumpuknya sisa makanan yang bisa memicu bau tidak sedap. Karena itu, membersihkan lidah secara perlahan juga perlu dilakukan.
Selain menyikat gigi, penggunaan benang gigi (dental floss) sangat dianjurkan untuk membersihkan sela-sela gigi yang tidak terjangkau sikat.
"Selain menyikat gigi, berkumur dengan obat kumur juga dianjurkan karena menyikat gigi saja belum tentu membersihkan seluruh rongga mulut. Sisa makanan bisa tertinggal di sela-sela gigi dan perlu dibersihkan dengan dental floss," ujarnya.
Titik juga menekankan pentingnya mencukupi kebutuhan cairan. Dehidrasi merupakan salah satu penyebab utama bau mulut saat puasa.
Untuk mengatasinya, Anda bisa menerapkan pola minum 2-4-2, yaitu dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur.
"Usahakan minum air mineral sekitar 1,5 hingga 2 liter antara waktu berbuka hingga sahur agar mulut tidak terlalu kering," kata Titik.
Selain itu, ia menyarankan untuk menghindari makanan beraroma tajam serta mengurangi makanan dan minuman tinggi gula. Bawang putih, bawang merah, dan makanan manis berlebihan dapat memperparah bau mulut.
Sebagai gantinya, perbanyak konsumsi buah dan sayur yang kaya serat. Kandungan serat membantu membersihkan sisa makanan di dalam mulut secara alami.
Dengan menjaga pola makan dan kebersihan mulut secara konsisten, bau mulut saat puasa dapat dicegah sehingga ibadah dapat dijalani dengan lebih nyaman.
(Tribunnews.com/Latifah)
Baca tanpa iklan