Jadwal Buka Puasa Kabupaten Mamuju Hari Ini Minggu, 22 Februari 2026
Berikut jadwal berbuka puasa untuk umat Islam di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, pada hari ini, Minggu (22/2/2026).
Penulis:
Faryyanida Putwiliani
Editor:
Febri Prasetyo
Di samping itu, di antara waktu mustajab dalam berdoa adalah saat berbuka puasa Ramadan. Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Nabi SAW bersabda: “Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak: (1) orang yang berpuasa hingga ia berbuka; (2) pemimpin yang adil; (3) orang yang dizalimi.” (HR Ibnu Majah).
Sedangkan doa yang sering diucapkan oleh Baginda Nabi SAW saat berbuka puasa adalah: “Dahaga telah berlalu, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah.” (HR Abu Dawud); “Ya Allah, sungguh aku berpuasa hanya untuk-Mu, dan aku berbuka dengan rezeki-Mu.” (HR Abu Dawud).
Salah satu syarat tidak tertolaknya doa saat berbuka puasa adalah bahwa makanan yang dikonsumsi 100 persen halal dan tayyib.
Baca juga: Apakah Boleh Keramas saat Puasa di Siang Hari? Ini Penjelasannya
4. Menahan diri dari hal yang bertentangan dengan puasa
Sejatinya, puasa bukan hanya menahan diri dari syahwat seks dan syahwat perut, serta menahan diri dari perkataan-perkataan tak berguna semata, namun termasuk juga di dalamnya menahan diri dari segala perbuatan yang dapat menodai kesucian ibadah puasa itu sendiri, seperti keinginan untuk memuaskan kesenangan-kesenangan fisik dengan berperilaku konsumtif/konsumerisme.
Karena puasa adalah ibadah yang paling utama yang disyariatkan untuk menyucikan jiwa demi mencapai derajat takwa (QS. 2:183).
Nabi SAW bersabda: “Puasa bukan (hanya) menahan diri dari makan dan minum. Puasa adalah menahan diri dari perbuatan yang sia-sia dan perkataan kotor. Jika seseorang mencelamu atau bertindak bodoh terhadapmu, ucapkanlah, ‘Sesungguhnya aku berpuasa, sesungguhnya aku berpuasa.’” (HR Ibnu Hibban).
Dari Abu Hurairah, Nabi SAW bersabda: “Barang siapa yang tidak meninggalkan ucapan dusta dan mengamalkan ucapan dusta, Allah tidak akan menerima puasanya.” (HR Bukhari).
5. Bersiwak
Mulut adalah media untuk berbicara dan mengunyah makanan yang harus selalu dijaga tingkat kebersihan dan kesehatannya. Mulut yang bersih dan sehat akan menunjang keindahan fisik dan psikis.
Rasulullah SAW bersabda: “Kelak di surga, aroma mulut para saimin adalah harum seperti bau kasturi.”
Rasulullah SAW dalam kesehariannya, termasuk pada bulan Ramadan, sangat intens memelihara kebersihan gigi dan mulut dengan cara bersiwak. Karenanya, gigi dan mulut beliau selalu sehat, berseri, serta harum.
Kita disunahkan bersiwak mengikuti Baginda Nabi SAW. Di zaman modern ini metode bersiwak mengalami perubahan signifikan, dan tentunya kita mengikuti metode tersebut sesuai ketentuan fikih.
Baca juga: 6 Syarat Sah Puasa yang Wajib Diketahui Umat Muslim
6. Banyak bersedekah dan tadarus Al-Qur’an
Dalam Islam, sedekah atau infak memiliki pengertian yang sangat luas, tidak terbatas pada jenis amal tertentu saja. Kaidah umumnya adalah bahwa setiap perbuatan baik bernilai sedekah.