Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Langkah Utama Memperbaiki Kualitas Puasa di Bulan Ramadan, Hadirkan Hati saat Berdzikir

Menghadirkan hati atau istihdhor dalam berdzikir menjadi kunci perbaikan kualitas ibadah, termasuk puasa, bagi seorang mukmin.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Guruh Putra Tama
Editor: Dwi Setiawan
zoom-in Langkah Utama Memperbaiki Kualitas Puasa di Bulan Ramadan, Hadirkan Hati saat Berdzikir
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
TADARUS - Umat Islam membaca (tadarus) Al Quran di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (22/2/2026). Umat Islam memanfaatkan waktu puasa dengan memperbanyak ibadah salah satunya dengan tadarus Al Quran guna menambah amalan dan pahala selama bulan suci Ramadan. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Ringkasan Berita:
  • Cara meningkatkan kualitas ibadah adalah dengan berdzikir.
  • Dzikir yang dimaksud mencakup istihdhor atau menghadirkan hati saat mengingat Allah.
  • Dengan adanya istihdhor, manusia akan merasa selalu diawasi Allah dan berpeluang besar merasakan manisnya ibadah.

 

TRIBUNNEWS.COM - Bulan Ramadan tak jarang menjadi momentum bagi kaum muslimin memperbanyak amal ibadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Namun, ada hal lain yang perlu diperhatikan selain kuantitas ibadah yang dilaksanakan.

Kualitas ibadah juga menjadi hal penting yang sekiranya berjalan beriringan dengan jumlah yang banyak tersebut.

Langkah mudah bagi seorang muslim meningkatkan kualitas dan sekaligus kuantitas ibadahnya adalah dengan dzikir atau mengingat Allah.

Dzikir tak memerlukan banyak sumber daya dan dana, hanya bermodal lisan sudah bisa menjadi awal yang baik untuk mengingat Rabbul 'Alamin.

Rekomendasi Untuk Anda

Pentingnya kedudukan dzikir sebagai landasan ibadah diterangkan oleh Ustadz Rizky Narendra, Lc, pengajar mata pelajaran tafsir Al Qur'an dari Pondok Pesantren Imam Bukhari, Selokaton, Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Pengajar yang lulus dari Universitas Islam Madinah tahun 2013 ini mengambil dalil dari hadits Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam.

Baca juga: Agar Ketaatan Tak Luntur setelah Bulan Ramadan Rampung, Isi Puasa dengan Banyak Dzikir

'Dari ‘Abdullah bin Busr radhiyallahu ‘anhu bahwa ada seorang lelaki berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya syariat Islam ini telah banyak bagiku, maka beritahulah kepadaku sesuatu yang bisa aku pegang selalu.” Beliau menjawab, “Hendaklah lisanmu selalu basah karena berdzikir kepada Allah,” (hadits riwayat Tirmidzi, ia mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Ustadz Rizky menjelaskan latar belakang hadits tersebut adalah adanya sahabat yang baru masuk Islam dan merasa kewalahan dengan banyaknya amal-amal dalam agama.

Rasul Shallallahu 'alaihi wa Sallam lantas memberikan pegangan agar sang sahabat itu tak meninggalkan dzikir.

Ustadz Rizky menjelaskan, para ulama merumuskan setidaknya ada dua faedah dari rutinitas berdzikir.

1. Menguatkan Hati

Dzikir akan menguatkan hati kaum muslimin yang rutin menjalankannya.

Faktor itu menjadi penting lantaran kekuatan hati adalah dasar untuk mengamalkan segala ketentuan dalam agama ini.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Terkini
Atas