Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Implementasi Prinsip Maqāṣid al-Sharī‘ah dalam Ibadah Puasa

Ramadhan bukan sekadar ritual, tapi ruang transformasi spiritual & sosial berlandaskan maqāṣid al-sharī‘ah.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Implementasi Prinsip Maqāṣid al-Sharī‘ah dalam Ibadah Puasa
HO/IST
BULAN RAMADAN - Puasa Ramadhan hadir sebagai ibadah penuh makna: menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta demi kemaslahatan 

Ramadhan mengajarkan bahwa tujuan syariat bukan sekadar kepatuhan hukum, melainkan tercapainya kemaslahatan yang nyata. Ketika nilai-nilai ini terinternalisasi, puasa tidak hanya mengubah jadwal makan, tetapi juga mengubah cara pandang, sikap, dan orientasi hidup.

Ramadhan pun menjadi lebih dari sekadar bulan suci; ia adalah proyek peradaban. Sebuah momentum tahunan untuk menata ulang relasi manusia dengan Tuhan, dengan sesama, dan dengan dirinya sendiri. Di sanalah mutiara maqāṣid bersinar—menjadikan puasa sebagai jalan menuju ketakwaan yang berdampak, tidak hanya di ruang ibadah, tetapi juga di ruang kehidupan.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Terkini
Atas