Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menteri Agama Soroti Hate Speech di Ramadan, Jangan Sampai Merusak Persatuan Bangsa

Dalam literatur Islam, ujaran kebencian memiliki padanan paling dekat dengan istilah hasud. Hasud berarti menghasut orang lain agar ikut membenci.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in Menteri Agama Soroti Hate Speech di Ramadan, Jangan Sampai Merusak Persatuan Bangsa
Tangkap layar Youtube
SALAT TARAWIH PERDANA – Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar menyampaikan tausiyah sebelum salat tarawih perdana Ramadan 1447 H/2026 M di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu malam (18/2/2026). Dalam pesannya bertema “Ramadan Hijau, Sahabat Alam”, ia mengajak jemaah meneguhkan niat puasa sekaligus menjaga harmoni dengan alam. 

“Sesungguhnya hasad itu memakan kebaikan seperti mana api memakan kayu bakar,"ungkap Nasaruddin pada keterangannya, Minggu (1/3/2026). 

Hadis ini menggambarkan betapa kebencian bukan hanya melukai orang lain, tetapi juga menghanguskan kebaikan pelakunya sendiri.

Al-Qur’an juga mengajarkan perlindungan dari orang yang dengki:

“Wa minsyarri hasidin idza hasad”.

Selain itu, Al-Qur’an mengingatkan agar kebencian tidak mendorong seseorang berlaku tidak adil.

“Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil,"imbuhnya. 

Pesan ini menegaskan bahwa kebencian adalah pintu masuk ketidakadilan. Ketika prasangka, gunjingan, dan hasutan dibiarkan, masyarakat kehilangan keseimbangan sosialnya.

Ramadan dan Kontrol Diri

Rekomendasi Untuk Anda

Ramadan menjadi momentum refleksi. Menahan lisan sama pentingnya dengan menahan lapar.

Ujaran kebencian bukan sekadar pelanggaran etika komunikasi, tetapi ancaman nyata terhadap harmoni sosial. 

Terutama jika dibungkus sentimen agama yang sensitif dan mudah menyulut emosi publik.

Karena itu, jika ingin meraih ketenangan dan keberuntungan, menjauhi ujaran kebencian, khususnya yang berlatar belakang agama, menjadi keharusan.

Ramadan mengajarkan pengendalian diri. Dan di era digital, pengendalian itu dimulai dari satu hal sederhana.

Berpikir sebelum berbicara, memastikan kata-kata tidak berubah menjadi api yang membakar persaudaraan.

 

(Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi)

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Terkini
Atas