Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mengukur I’tikaf yang Berkualitas, saat Hati Terasa Tenang dan Pasrah

Salah satu hikmah Ramadan ialah hadirnya malam-malam tertentu untuk melakukan I’tikaf di masjid. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Beruntunglah orang-orang yang berhasil meraih prestasi i’tikaf  sejati seperti ini. Kita berharap dan sekaligus bermohon agar i’tikaf kita kali ini lebih intensif dan efektif.

Kualitas i’tikaf dapat diukur seberapa tenang dan pasrah pikiran dan hati di dalam menjalankannya. 

Terkadang tidak terasa kita berada pada ujung malam tanpa sedikitpun merasakan rasa ngantuk dan kelelahan. 

I’tikaf dirasakan sebagai sesuatu yang sangat menyenangkan dan samasekali tidak dirasakan lagi sebagai suatu beban. 

Berbagai ibadah yang dilakukan di dalamnya menyenangkan, seperti tadarrus Alquran dan berbagai shalat sunnah. Jiwa lembut, hati putih, pikiran lurus, dan akhlk karimah betul-betul terasa di dalam diri yang bersangkutan. Semoga kita bisa meraih indahnya i’tikaf.

Di dalam masyarakat modern, terutama yang tinggal di perkotaan, sudah selayaknya memprogram diri untuk mengikuti I’tikaf, baik I’tikaf mandiri, secara perorangan maupun berjamaah. Ini penting untuk memberikan ruang istirahat kepada Rohani atau batin seseorang guna meraih kesegaran Kembali setelah dilelahkan oleh berbagai urusan dunia.

 

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Terkini
Atas