Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pekan Depan Polisi Rekonstruksi Kasus Penculikan Bayi di RSHS

Polisi segera menggelar rekonstruksi kasus penculikan bayi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS)

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo
zoom-in Pekan Depan  Polisi  Rekonstruksi  Kasus  Penculikan  Bayi di  RSHS
Tribun Jabar/Siti Fatimah
Pelaku penculikan bayi di RSHS terekam dalam kamera CCTV mengenakan jas putih menyerupai dokter. Pelaku terlihat mondar-mandir. 

TRIBUNNEWS.COM. BANDUNG,  -- Polisi segera menggelar rekonstruksi kasus penculikan bayi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) oleh Desy Aryani (32). Menyusul kondisi kesehatan Desy yang berangsur membaik reka ulang pun sudah memungkinkan untuk dilakukan oleh Kepolisian.

 Hal itu dikemukakan oleh Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Nugroho Arianto di MapolrestabesBandung, Jumat (9/5/2014). Reka ulang bakal dilakukan di tempat kejadian perkara (TKP) atau di RSHSBandung.

 "Tempatnya akan langsung di lokasi kejadian. Kita akan gelar rekonstruksi pada hari Senin (12/5/2014, RED) mendatang," kata Nugroho.

 Reka ulang tersebut, tambah Kasat Reskrim, untuk mengetahui secara jelas bagaimana tersangka melakukan aksi penculikan. Selain itu, rekonstruksi digelar untuk melengkapi berkas sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan.

 Diberitakan sebelumnya, seseorang yang berpura-pura jadi dokter diduga menculik bayi yang baru dilahirkan di Ruang Bersalin Alamanda RSHS,Bandung, Selasa (25/3) lalu.

 Penculikan bayi terjadi di ruangan Alamanda Kelas III RSHS, sekitar pukul 19.30, Selasa (25/3). Polisi mendapat laporan sekitar pukul 22.00. Bayi itu merupakan anak kedua dari Toni Manurung dan Lasmaria Boru Manulang yang dilahirkan pagi harinya, sekitar pukul 09.30. Bayi tersebut berjenis kelamin perempuan.

 Polisi berhasil mengungkap penculik bayi bernama Valencia Yusnita Manurung ini, Jumat (28/4) atau tiga hari pascapenculikan. Pelaku, Desy Aryani nekat melompat dari jembatan layang Pasupati, mencoba bunuh diri. Tubuhnya mengalami sejumlah luka hingga harus menjalani operasi.(dic)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Jabar
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas