Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Nanang Tetap Semangat Meski Kerjakan Soal Ujian di Atas Kursi Roda

Namun, jangan tanya semangat anak tuna daksa ini untuk mengikuti ujian akhir sekolah yang mulai berlangsung Senin (19/5/2014) ini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Nanang Tetap Semangat Meski Kerjakan Soal Ujian di Atas Kursi Roda
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN/GANI KURNIAWAN
UJIAN NASIONAL - Sejumlah peserta berpikir menjawab soal Bahasa Indonesia saat mengikuti Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTs Tahun Pelajaran 2013/2014 hari pertama di MTs Nurul Iman, Jalan Cibaduyut Raya, Kota Bandung, Senin (5/5). Ujian Nasional yang diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia tersebut dijadwalkan berlangsung empat hari dengan mata pelajaran yang diujikan yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, KOTAMOBAGU - Nanang Sugianto memang hanya bisa tergolek di kursi roda. Namun, jangan tanya semangat anak tuna daksa ini untuk mengikuti ujian akhir sekolah yang mulai berlangsung Senin (19/5/2014) ini. Nanang akan ikuti ujian sekolah selama enam hari.

"Hari pertama pelajaran Bahasa Indonesia," kata Nanang agak terbata-bata saat menjawab pertanyaan Tribun Manado (Tribunnews.com Network) jadwal ujian hari pertamanya.

Siswa di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Poyowa Besar, Kotamobagu, mengaku sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian akhir sekolah ini.

"Kalau belajar sudah dari Sabtu lalu terus belajar," kata Nanang kemudian mengatakan akan meneruskan ke SMP yang dikelola SLB itu setelah lulus ujian akhir sekolah.

Tak lama kemudian, Nanang harus segera masuk ke ruang ujian. Rido, teman Nanang, tampak membantu mendorong kursi roda Nanang. Rido hanyalah nama panggilan guru dan teman-temanya di sekolah. Nama lengkapnya Jerry Ray Salampesy. Dia sama-sama satu ruangan dengan Nanang.

Kepala SLB Poyowa Besar Ria Mokodongan mengatakan, pada tahun ini ada sembilan anak yang mengikuti ujian di sekolah yang ia pimpin.

"Lima anak tuna rungu, dua tuna daksa dan slow lerner, dan dua anak lagi grahita dan autis. Jadi ada tiga ruangan yang kami pakai pada ujian kali ini," kata Ria. (suk)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Manado
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas