Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dua Korban Pengeroyokan di Turi Dipastikan Anggota PSHT

"Dua - duanya anggota PSHT, hanya mereka itu tidak termasuk yang dikukuhkan,"ungkap Kasat Intel, AKP Agus Bandiono kepada Surya, Rabu (05/11) di depan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Dua Korban Pengeroyokan di Turi Dipastikan Anggota PSHT
Surya/Hanif Manshuri
Lima penganiaya anggota PSHT yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, Rabu (05/11) 

TRIBUNNEWS.COM,LAMONGAN - Hasil pendataan yang dilakukan polisi, memastikan dua korban luka parah akibat bentrokan antara warga Turi dengan para pendekar, Selasa (04/11) adalah anggota PSHT.

"Dua - duanya anggota PSHT, hanya mereka itu tidak termasuk yang dikukuhkan,"ungkap Kasat Intel, AKP Agus Bandiono kepada Surya, Rabu (05/11) di depan sejumlah massa yang menunggu giliran di periksa di polres.

Agus memastikan jika kedua korban anggota PSHT setelah sejumlah anggotanya, termasuk dia sendiri telah melakukan kroschek ke pengurus PSHT ranting.

Penjelasan Agus Badiono ini tentu tidak sama dengan pengakuan Ketua Cabang PSHT Lamongan, Suharto yang menyatakan korban adalah penggembira dan bukan anggota PSHT.. (Baca : Bentrok Warga Turi dengan Anggota PSHT, 2 Pendekar ...)

Senada dengan Agus Bandiono, Ketua Ranting PSHT Turi dimana kedua korban berdomisili juga membenarkan kalau  korban Irfan (30)  dan Dawam (26), keduanya asal Dusun Doro Desa Karangwedoro Kecamatan Turi adalah anggota PSHT.

Pernyataan itu juga dibenarkan Sekretaris Cabang PSHT, M Umar saat ikut bersama Sutrisno bertandang ke polres.(st36)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas