Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Anggap Aib, Keluarga dan Korban Human Trafficking Malu Melapor

Repotnya, para keluarga dan korban human trafficking, umumnya malu melapor.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo
zoom-in Anggap Aib, Keluarga dan Korban Human Trafficking Malu Melapor
tribun batam/ikhsan
Repotnya, para keluarga dan korban human trafficking, umumnya malu melapor. 

TRIBUNNEWS.COM.SURABAYA – Repotnya, para keluarga dan korban human trafficking, umumnya malu melapor.

Mereka menganggap kasus yang menimpa sebagai aib. Padahal, petugas sudah membuka nomor-nomor pengaduan.

“Biasanya, begitu ada laporan, penjemputan (operasi pembebasan) secepat mungkin kami dilakukan,” kata Kepala Bapemas KB Surabaya Nanis Chaerani, Selasa (3/2/2015).

Operasi pembebasan, lanjut Nanis tidak boleh ditunda-tunda. Sebab, korban yang terlalu lama dalam penguasaan sindikat, dikhawatirkan akan beradaptasi.

”Kalau ini terjadi, bisa-bisa korban yang semula tersiksa, berubah menjadi enjoy dengan kondisinya,” jelas Nanis.

Selain operasi penyelamatan, Bapemas menggencarkan program Kampunge Arek Suroboyo.

Di antara kegiatannya adalah menggalakkan kampanye peka lingkungan.

Rekomendasi Untuk Anda

“Setiap orang kami ajak peka terhadap dunia sekitarnya. Misalnya ada anak perempuan keleleran di jalan, jangan dibiarkan. Kami minta segera dilaporkan ke hotline yang ada,” tegasnya. (day)

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas