Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pesawat Hercules Bantu Transportasi di Natuna

Pascajatuhnya pesawat Hercules yang membawa ratusan penumpang termasuk warga Natuna membuat Pemkab Natuna

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Pesawat Hercules Bantu Transportasi di Natuna
TRIBUN MEDAN/DEDY SINUHAJI
Salah satu bagian pesawat Hercules C-130 milik TNI AU milik TNI AU berada diatas bangunan warga di lokasi jatuhnya pesawat tersebut di Jalan Jamin Ginting, Medan, Rabu (1/07/2015). Jatuhnya pesawat Hercules C-130, selasa 30 juni kemarin, pada pukul 12.08 WIB saat hendak menuju Tanjung Pinang tersebut mengakibatkan seratusan orang meninggal dunia. Tribun Medan/Dedy Sinuhaji 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Pascajatuhnya pesawat Hercules yang membawa ratusan penumpang termasuk warga Natuna membuat Pemkab Natuna mengirimkan utusannya ke Medan.

Kabag Humas Pemkab Natuna, Helmi Wahyuda mengatakan, warga Natuna cukup terbantu dengan adanya keberadaan pesawat Hercules.

"Kebetulan transportasi di Natuna sangat susah, karena sangat mahal. Kami mengatakan termasuk langka. Dan dengan adanya pesawat Hercules, warga Natuna cukup terbantulah," ungkap Helmi, Jumat (3/7/2015).

Menurut Helmi, untuk transportasi pesawat, di Natuna itu hanya ada dua. "Untuk pesawat Wings Air (jenis ATR) saja tiga kali dalam seminggu, dan untuk Boeing (Lion Air) dua kali seminggu," ungkap Helmi.

Selain sulitnya transportasi ke Natuna, harga tiket pesawat untuk wing dan boeing cukup mahal. "Harga tiket itu bisa sampai Rp 1,3 juta sampai Rp 1,8 juta. Itupun berangkat dari Batam ke Natuna," kata dia.

Memang, lanjut Helmi, selama ini warga Natuna lebih memilih untuk naik pesawat. Karena jarak tempuh cukup singkat.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jika untuk Boeing, itu bisa ditempuh selama 50 menit. Kalau wing, sekitar 1 jam 20 menit," katanya.

Helmi kembali menegaskan, kebanyakan warga Natuna kembali ke kampungnya menjelang lebaran dan tahun baru. "Seperti hari-hari besar, kan banyak dari mereka ingin kumpul dengan keluarganya," ungkap Helmi.

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas