Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Hakim Terima Suap

Penyidik KPK Angkut Dua Kardus dari Rumah Chaidir Ritonga

Usai menggeledah rumah mantan Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Chaidir Ritonga, penyidik KPK membawa dua kardus dan dua koper diduga berisi dokumen.

Tribun Medan/Jefri Susetio
Penyidik KPK membawa satu kardus dari kediaman mantan Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Chaidir Ritonga, Kamis (12/11/2015) siang.
Tribun Medan/Jefri Susetio
Perempuan penyidik KPK keluar membawa satu koper usai menggedalah rumah mantan Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Chaidir Ritonga, Kamis (12/11/2015).
Tribun Medan/Jefri Susetio
Dua kardus dan satu koper hasil penggeledahan penyidik KPK dari rumah mantan Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Chaidir Ritonga, Kamis (12/11/2015) siang.

Laporan Wartawan Tribun Medan, Jefri Susetio

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Usai menggeledah rumah mantan Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Chaidir Ritonga, penyidik KPK membawa dua kardus dan dua koper diduga berisi dokumen kasus suap pengesahan APBD Sumut dan pembatalan hak interpelasi.

Tak lebih lima penyidik KPK keluar dari kediaman Chaidir sekitar pukul 13:45 WIB setelah menggeledah rumahnya di kompleks Taman Rajawali Indah, Medan Sunggal, pukul 11.00 WIB.

Seorang penyidik pria terlihat keluar sambil membopong satu kardus dan dimasukkan ke dalam bagasi Kijang Innova. Sedangkan, penyidik perempuan yang mengenakan rompi bertuliskan penyidik KPK membawa satu koper.

Tidak ada penyidik KPK memberikan keterangan kepada awak media dan satu di antara mereka hanya mengucapkan terima kasih kepada awak wartawan yang menunggu dan meliput penggeledahan itu.

"Oke rekan-rekan terima kasih sebelumnya," ujar penyidik pria sembari masuk ke dalam mobil Kijang Innova.

Penyidik KPK telah menahan Chaidir dan mantan pimpinan DPRD Sumut lainnya, Selasa (10/11/2015) malam. Saat memasuki mobil Chaidir menyampaikan semoga kasus yang menjeratnya dapat memberikan kebaikan.

"Mudah-mudahan memberikan kebaikan kepada daerah saya yang bertahun-tahun mengalami hal ini. Mudah-mudahan tidak diulangi oleh yang lain," ujar Chaidir.

KPK telah menahan lima mantan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 atas kasus dugaan suap terkait pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan pembatalan hak interpelasi.

Ikuti kami di
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas