Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pelajar Mabuk Dihukum Push Up: Saya tidak Sanggup Pak, Ampun

Delapan remaja tanggung yang masih berstatus pelajar di Kota Semarang bercucuran keringat saat dihukum push up.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Muh Radlis
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Pelajar Mabuk Dihukum Push Up: Saya tidak Sanggup Pak, Ampun
Tribun Jateng/M Radlis
Delapan remaja tanggung yang masih berstatus pelajar di Kota Semarang bercucuran keringat saat dihukum push up Tim Elang Polrestabes Semarang, Senin (7/12/2015) dini hari pukul 03.00 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Delapan remaja tanggung yang masih berstatus pelajar di Kota Semarang bercucuran keringat saat dihukum push up oleh Tim Elang Polrestabes Semarang, Senin (7/12/2015) dini hari pukul 03.00 WIB.

Di sebuah pangkalan ojek di Jalan Borobudur, Semarang Barat, kedelapan remaja tanggung ini sedang nongkrong sambil minum-minuman keras jenis ciu.

Bahkan ada satu remaja yang meminta ampun lantaran tak kuat menahan capek.

"Saya tidak sanggup pak, ampun," kata remaja yang berstatus siswa kelas III SMK swasta di Kota Semarang itu kepada petugas.

Selain mabuk-mabukan, empat unit sepeda motor para remaja ini juga dalam kondisi protolan dan tidak ada surat-surat.

Rekomendasi Untuk Anda

Setelah dihukum push up, didata, sepeda motor para remaja ini diangkut ke mobil Tim Elang.

"Ambil motornya di Polrestabes Semarang, syaratnya bawa surat-surat kepemilikan, lengkapi spion dan pasang pelat nomornya, lalu ganti ban standar serta knalpot standar," kata anggota Tim Elang kepada para remaja ini.

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas