Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

11 Hari Dirawat, Begal yang Ditembak Polisi Akhirnya Tewas

Santoni, tersangka begal yang ditembak aparat kepolisian, meregang nyawa di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM), Minggu (31/1/2016) siang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in 11 Hari Dirawat, Begal yang Ditembak Polisi Akhirnya Tewas
TRIBUN LAMPUNG/WAKOS GAUTAMA
FOTO DOKUMEN - Santoni, terduga bandit saat menjalani perawatan di RSU Abdul Moeloek, Rabu (20/1/2016). Tiga peluru polisi bersarang di tubuhnya usai aksi baku tembak 

Laporan Wartawan Tribun Lampung, Wakos Gautama

TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG  -  Santoni, tersangka begal yang ditembak aparat kepolisian, meregang nyawa di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM), Minggu (31/1/2016) siang.

Santoni mengembuskan nafas terakhirnya setelah 11 hari dirawat pascabaku tembak dengan aparat kepolisian.

Kapolsek Sukarame Komisaris Hari Sutrisno membenarkan kabar tewasnya Santoni.

"Laporan dari anggota saya, dia (Santoni) meninggal dunia siang ini," ujar Hari kepada Tribun Lampung, Minggu (31/1/2016).

Baku tembak polisi dengan bandit terduga begal berawal dari razia yang digelar Polsek Sukarame, Rabu (20/1/2016) pagi.

Polisi menghentikan kendaraan Yamaha Vixion BE 4943 PM yang dinaiki dua orang. Kedua orang itu adalah Santoni dan Efendi, warga Lampung Timur.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat diberhentikan, kedua orang itu terlihat gugup. Santoni lalu melarikan diri sedangkan Efendi hanya diam diatas motor.

Santoni lalu membuang tembakan ke udara dan hendak loncat tembok. Polisi lalu membalas tembakan Santoni. Tiga peluru bersarang di tubuh Santoni.(*)

Sumber: Tribun Lampung
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas