Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Suami Siri Jadi Otak Perampokan Asmawati

Polisi masih melakukan pengembangan untuk dapat menangkap pelaku lain yang juga ikut dalam aksi perampokan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Suami Siri Jadi Otak Perampokan Asmawati
Tribun Bogor/Damanhuri
Barang bukti berupa topi dan sebo atau penutup kepala milik pelaku perampokan diamankan petugas Polsek Babakanmadang, Kamis (19/11/2015). 

"Kejadiannya sekitar jam 1 malam. Saya kaget lampu tengah ada yang nyalain, terus dimatiin lagi," kata Dwi (21), keponakan Asmawati yang juga tinggal di rumah tersebut kepada polisi.

Penasaran, Dwi kemudian langsung keluar kamar untuk memeriksa.

"Tapi pas keluar kamar langsung diancam pake golok. Saya lihat ibu saya juga diancam pake golok. Mereka ngancam akan bunuh kalau teriak saya," katanya.

Oleh para pelaku, kemudian Atmawati beserta empat orang lainnya yakni Jamilah, Atik, Nurul Arifin, dan Dwi langsung diikat dan dimasukan ke dalam salah satu kamar di lantai dua.

"Kita semua diikat, tangan ke belakang, mulut dilakban. Cuma ibu Atmawati yang ngga di lakban mulutnya tapi dia ditodong pake pistol di kepala, sama golok di leher," ujarnya.

Aksi kawanan perampok tersebut memang terbilang sadis.

Atmawati yang dalam kondisi tangan dan kaki terikat, sempat diseret oleh para pelaku menyusuri tangga hingga ke lantai dasar, tempat penyimpanan brangkas.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya diseret ke lantai bawah. Kaki saya diikat, tangan juga diikat. Saya sampai jatuh ditangga. Saya dipaksa biar cepet gerak tunjukin brangkas," kata Atmawati.

"Semua barang dalam brangkas diambil. Uang, perhiasan, sama surat-surat," ujarnya.

Setelah menggasak seluruh isi brangkas, para pelaku kemudian kabur lewat lahan kosong yang ada di ujung jalan Mahkota Raja, Cluster Victoria.

"Perampoknya empat orang, tapi yang pakai topeng cuma satu," kata Atmawati.

Para korban, berhasil melepaskan diri setelah dua anak Atmawati, Danang dan Ipung yang tidur di lantai 3 terbangun setelah mendengar Atmawati berteriak dan menendang pintu.

"Pelaku nggak tau kalau ada kamar lain. Disitu dua anak saya tidur," katanya.(*)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas