Menanti 'Efek' Jokowi Tumbang Ketika Persib Ditantang Arema
Mampukah Persib membongkar 'kutukan' Presiden Joko Widodo di final Piala Bhayangkara kontra Arema di Stadion Utama Gelora Bung Karno?
Editor: Y Gustaman
Laporan Wartawan Surya, Aji Bramastra
TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Final Piala Bhayangkara 2015 akan menjadi partai besar yang mempertemukan Arema dan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Laga belum digelar, final yang mempertemukan dua tim dengan suporter yang 'bermusuhan' dan sama-sama fanatik itu sudah ramai oleh isu yang berhembus di media sosial.
Salah satu isu menarik itu adalah 'kutukan' Presiden Joko Widodo yang harus dihadapi oleh Persib di final nanti.
Apa hubungan Jokowi dengan sepak bola?
Sejumlah penggila bola menyebut, Presiden Jokowi selalu menghadirkan mimpi buruk buat tim sepak bola yang menjadi tuan rumah pembukaan sebuah turnamen.
Ketika Presiden Jokowi datang membuka turnamen sepak bola, tim yang menjadi tuan rumah di partai pembukaan bakal gagal melenggang jadi juara.
Tak percaya? Lihat fakta ini:
1. Piala Kemerdekaan dibuka di Stadion Maulana Yusuf Serang, 15 Agustus 2015.
Tim tuan rumah: Perserang
Hasil : Finis Perempat-Final
2. Piala Presiden dibuka di Stadion I Wayan Gipta, Bali, 20 Agustus 2015.
Tim tuan rumah: Bali United
Hasil : Finis Perempat-Final
3. Piala Jenderal Sudirman dibuka di Stadion Kanjuruhan, Malang, 10 November 2015.
Tim tuan rumah: Arema Cronus
Hasil: Finish Semi-Final
4. Piala Bhayangkara dibuka di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, 17 Maret 2016.
Tim tuan rumah: Persib Bandung
Hasil: belum ketahuan
Bisakah Persib mematahkan mitos tersebut di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Minggu (3/4/2016) nanti? Kita tunggung saja.