Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Siswi SMA Pengancam Polwan

Si 'Anak Jenderal' itu Bilang: Mau Dibawa Mobilnya? Siap-siap Turun Pangkat

Kalau saya emosi, berarti saya sama dengan anak SMA itu

Si 'Anak Jenderal' itu Bilang: Mau Dibawa Mobilnya? Siap-siap Turun Pangkat
Youtube
Ipda Perida Panjaitan 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Polisi wanita yang menghentikan konvoi siswi SMA di Medan, Sumatera Utara, Ipda Perida Panjaitan, Rabu (6/4/2016), tidak ingin menanggapi kemarahan para siswi tersebut dengan emosi.

Peristiwa itu menjadi buah bibir karena salah satu siswi yang memarahi Perida itu mengaku sebagai anak seorang jenderal polisi.

Tindakan Perida, yang tidak memberikan tilang kepada pengendara mobil yang digunakan untuk konvoi, itu dianggap sebagai ketakutan atas dengan ancaman turun jabatan yang diucapkan pelaku.

"Saya tidak takut dengan ancamannya, tapi saya sedang memakai seragam. Kalau saya emosi, berarti saya sama dengan anak SMA itu," kata Perida, Kamis (7/4/2016).

Alumni Akademi Kepolisian tahun 2013 itu mengaku bahwa saat itu dirinya bersikap seperti seorang ibu yang sedang mengarahkan anaknya untuk pulang, tidak berkonvoi di jalanan.

"Saya hanya menjalankan tugas, tidak pakai emosi, cuma mengarahkan saja supaya pulang," ujarnya.

Perida akhirnya membiarkan para siswi itu pergi dengan tetap mengendarai mobil mereka.

Kepala Polresta Medan Komisaris Besar Polisi Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan akan segera memanggil siswi tersebut untuk meminta keterangan.

Para siswi tersebut melakukan konvoi untuk merayakan berakhirnya ujian nasional, Rabu kemarin.

Setidaknya tujuh siswi menumpang mobil Honda Brio hitam BK 1428 IG dengan pintu belakang terbuka di Jalan Sudirman, Medan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Johnson Simanjuntak
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
load->view('side/tjb_classified_ads'); ?>
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas