Tribun

Polisi Temukan Sabu dan Ponsel di Rutan Pakjo, Empat Napi Positif Narkoba

Bahkan satu regu petugas dengan bersenjata lengkap pun ikut dikerahkan melakukan penggeledahan di dalam rutan.

Penulis: Welly Hadinata
Editor: Wahid Nurdin
Polisi Temukan Sabu dan Ponsel di Rutan Pakjo, Empat Napi Positif Narkoba
SRIWIJAYA POST/WELLY HADINATA
Petugas gabungan yang secara ketat melakukan penggeldahan di lingkungan Rutan Pakjo Palembang, Selasa (19/4/2016) 

Setidaknya ada sejumlah penghuni rutan yang dijemput petugas di kamar sel dan dibawa ke arae depan rutan untuk menjalani tes urine.

Hasilnya empat tahanan dinyatakan positif. Keempatnya merupakan tahanan narkoba yang mendekam di kamar sel Blok D dan E khusus narkoba.

Pada awalanya ada tujuh yang terindikasi, namun dari hasil te surine didapatkan empat tahanan yang positif narkoba.

Tes urine dan penggeldakan dipimpin langsing Kabid Pemberantas Narkoba BNN Sumsel AKBP Minal Alkhari dan Kasubdit III Ditres Narkoba Polda Sumsel AKBP Parlindungan Lubis.

Bahkan tes urien dan penggeldahan ini pun langsung dipantau Kepala Kemenkumham Kanwil Sumsel Juliasman Purba didampingi Karutan Pakjo Palembang Yulius Sahruza yang mendukung penuh dengan penggeledahan terhadap penghuni rutan.

"Semua barang bukti sudah ditemukan oleh tim BNN dan kepolisian. Barang bukti seperti hape ditemukan ada yang di taman dan ada juga di dalam sel. Kalau di taman itu hapenya ditemukan dalam pasir. Untuk sabu-sabu di temukan di tempat biasa mereka berkumpul. Sajam dan tank di temukan di dapur, begitu juga dengan alat hisapnya. Semua yang ditemukan tidak terduga karena kami setiap hari mengeledah, mungkin mereka sudah tahu jadi mencari tempat lain," ujar Juliasman Purba, Kepala Kemenkumham Kanwil Sumsel.

Terkait lolosnya barang bukti bisa masuk ke dalam lingkungan rutan, Julisu mengatakan, hal tersebut dinilai wajar. Faktornya dikarenakan jumlah personil yang berjaga dengan jumlah tahanan yang menghuni rutan tidak sebanding.

Seperti narkoba kemungkinan saja bisa masuk melalui dalam makanan yang dibawa pengunjung, ataupun dibawa seusai menjalani sidang.

Karena untuk makanan tidak semuanya diperiksa petugas.

"Tentunya kita akan terus berupaya menjalani operasi atau razia agar lingkungan rutan Zero Narkoba. Kami akan terus berupaya, untuk memberantas narkoba di Rutan, meski keterbatasan personil dan perlengkapan," ujarnya.(*)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas