Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pengunjung Cafe Diberondong Tembakan Airsofgun

Salah seorang pelaku Miftah (28) bahkan harus merasakan timah panas menembus kakinya akibat melakukan perlawanan saat diperiksa.

Pengunjung Cafe Diberondong Tembakan Airsofgun
TRIBUN JOGJA/KHAERUR REZA
Pelaku penodongan dan penembakan dengan air softgun yang diamankan Polsek Depok Timur, satu orang tidak bisa berdiri karena kakinya tertembus timah panas polisi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Khaerur Reza

TRIBUNNEWS.COM SLEMAN - Lakukan pemalakan di cafe dengan air softgun, 4 orang pemuda dibekuk oleh petugas Polsek Depok Timur Sleman.

Salah seorang pelaku Miftah (28) bahkan harus merasakan timah panas menembus kakinya akibat melakukan perlawanan saat diperiksa.

"Dia saat kita mintai keterangan sempat melawan dan hendak melarikan diri kita sempat kejar dan lepaskan tembakan peringatan, tapi tidak diindahkan jadi kita lumpuhkan," jelas Kapolsek Depok Timur, AKP Andrey Valentino saat gelar perkara di Mapolsek Depok Timur Selasa (31/5/2016).

Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan aksi pencurian dengan kekerasan tersebut bermula pada Senin (30/5/2016) dinihari sekitar pukul 01.00 WIB, saat itu 4 orang pelaku datang ke sebuah cafe di wilayah Condongcatur Sleman dengan menggunakan dua motor.

Namun sesampainya di sana para pelaku bukannya memesan makanan dan minuman justru menodongkan senjata kepada pengunjung dan meminta mereka menyerahkan laptopnya, tidak sampai di situ mereka juga sempat beberapa kali melepaskan tembakan dengan senjata air soft gun secara acak.

"Ada beberapa orang yang kena, tapi hanya luka ringan dan tidak parah," jelas Kapolsek.

Setelah mendapatkan buruannya mereka kemudian melarikan diri apalagi warga juga mengejar mereka, namun saat itu pelaku Miftahul tertinggal kemudian ditangkap oleh warga dan dilaporkan di Polsek Depok Timur.

Awalnya dia mengelak sebagai komplotan penodong tersebut, namun setelah dilakukan pemeriksaan intensif dan reka ulang di TKP akhirnya dia mengakui perbuatannya.

Tidak lama kemudian 3 komplotannya yang lain yaitu Franciscus (20) Arif (21) dan John (35) juga diamankan.

"Kita gerak cepat kita amankan langsung hari itu juga, ada yang kita amankan saat sedang di warnet ada yang kita amankan di kosnya," tambah Kapolsek.

Saat ini keempat pemuda penuh tato tersebut diamankan di Mapolsek Depok Timur guna mempertnggungjawabkan perbuatannya.

Bersama pelaku diamankan pula dua buah senjata air softgun, dua buah motor matic yang digunakan pelaku serta satu laptop milik pengunjung kafe yang sempat mereka rampas. (*)

Penulis: Khaerur Reza
Editor: Wahid Nurdin
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas