Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Oknum Pejabat Pemkab Kupang Diduga Backing Pencurian Pasir Berwarna

Pencurian pasir berwarna itu sudah terjadi selama bertahun-tahun dan dibiarkan saja oleh Pemkab Kupang

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto

Laporan Wartawan Pos Kupang, Julius Akoit

TRIBUNNEWS.COM, OELAMASI -  Pencurian pasir berwarna di Pantai Fatukolo, Nekasen dan Bonpo, Kecamatan Fatuleu Barat, sudah berlangsung bertahun-tahun diduga dibacking oknum pejabat di Pemkab Kupang.

"Penambangan liar pasir berwarna itu sudah terjadi bertahun-tahun lamanya. Ada oknum pejabat Pemkab Kupang yang sering mondar-mandir di sana. Ia menjadi backing bagi oknum pengusaha mencuri pasir berwarna," jelas salah satu warga melalui telepon genggamnya, Kamis (16/6/2016).

"Coba Pak Wartawan tanya Pak Guru Simon Seffi, dia yang tahu banyak masalah pencurian pasir berwarna di Pantai Fatukolo. Karena kasus pencurian itulah yang memicu aksi demonstrasi yang dipimpin Pak Guru Simon Seffi dan berujung pemberian kado tahi sapi kepada DPRD Kabupaten Kupang," tambahnya.

Simon Seffi, yang dihubungi terpisah membenarkan adanya pencurian pasir berwarna di Pantai Fatukolo, Nekasen dan Bonpo.

Ia mengaku tidak tahu oknum pejabat yang jadi backing.

"Namun pencurian pasir berwarna itu sudah terjadi selama bertahun-tahun dan dibiarkan saja oleh Pemkab Kupang. Jadi ada pembiaran dan kesengajaan. Setelah kami demo di DPRD Kabupaten Kupang, baru aktivitas tambang dihentikan sementara," jelas Simon Seffi. 

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Pos Kupang
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas