Tribun

Jelang Konferensi UN Habitat, Risma Imbau Hotel di Surabaya Turunkan Tarif

Agenda Konferensi UN Habitat di Surabaya tanggal 25-27 Juli semakin dekat.

Penulis: Monica Felicitas
Editor: Dewi Agustina
Jelang Konferensi UN Habitat, Risma Imbau Hotel di Surabaya Turunkan Tarif
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Agenda Konferensi UN Habitat di Surabaya tanggal 25-27 Juli semakin dekat.

Beberapa persiapan sudah dilakukan Pemkot Surabaya, dengan koordinasi ke beberapa dinas, salah satunya Bappeko yang merupakan panitia lokal, yang mengurusi konferensi berkoordinasi dengan PBB sebagai penyelenggara pusat.

Sebanyak 183 hotel se-Surabaya, baik hotel bintang dan non bintang, telah mendapatkan undangan dari Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini untuk melakukan pertemuan membahas mengenai imbauan agar memberikan rates lebih murah kepada para peserta UN Habitat yang akan menetap di Surabaya selama tiga hari.

Menurut Permata Tri Murti, Staf Bidang Ekonomi Bappeko Surabaya, enam hotel bintang yang ditunjuk adalah Majapahit Hotel, Marriot Hotel, Bumi Hotel, Oval Hotel, Town Square Hotel dan Pullman Hotel Surabaya.

"Semuanya ada di website prepcom, yang non bintang belum tahu," kata wanita yang kerap disapa Atik ini.

Atik menambahkan, penurunan harga di setiap hotel merupakan kebijakan dari masing-masing hotel, dan adanya dana konferensi dan akomodasi sepenuhnya merupakan kewajiban peserta, yang merupakan delegasi dari setiap negara.

"Nanti di web http://prepcom3surabaya2016.id/home/ mereka milih sendiri, karena semua biaya dari mereka. Pemkot Surabaya hanya memfasilitasi akomodasi dari bandara menuju hotel, serta ada city tour dan field trip," imbuhnya.

Direncanakan, sebanyak 193 orang akan memandu menjadi tour guide untuk masing-masing negara, yang mana mereka merupakan pegawai Pemkot Surabaya dan beberapa siswa-siswi SMK Pariwisata yang direkomendasikan sekolahnya yang ada di Surabaya.

Konferensi akan dilaksanakan di Convex Grand City Surabaya.

"Kami juga mengundang pengola mal dan restoran untuk memberikan diskon. Karena waktu konferensi, makan siang ditanggung sendiri oleh peserta," imbuh Atik.

Pemkot Surabaya juga akan menyediakan beberapa souvenir untuk tamu negara, antara lain tas, udeng Cak Suroboyo, dan cinderamata.

"Karena dari satu negara biasanya yang datang tidak hanya satu," katanya.

Diperkirakan, sebelum konferensi dimulai, akan ada beberapa negara yang terlebih dulu datang ke Surabaya, yang kebanyakan merupakan LSM lingkungan hidup dari berbagai negara.

Sumber: Surya
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas