Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Lima Orang Diamankan Terkait Penyiksaan Bocah 8 Tahun di Deliserdang

Dari hasil penyelidikan sementara, kelimanya ini diduga terlibat langsung dalam penyiksaan terhadap korban.

Lima Orang Diamankan Terkait Penyiksaan Bocah 8 Tahun di Deliserdang
TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS
Petugas Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Medan saat memeriksa kondisi MD, bocah 8 tahun yang disiksa orangtua angkatnya. Saat ini, korban dirawat secara intensif di ruang perawatan, Sabtu (17/9/2016) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Perwira Unit (Panit) Reskrim Polsekta Labuhan, Ipda Ismail Pane mengatakan, kasus penyiksaan terhadap MD, bocah berusia 8 tahun yang dipukuli dan disiram air panas oleh orangtua angkatnya kini tengah ditangani guna proses lebih lanjut.

Kata Ismail, ada lima orang yang diamankan dalam kasus ini.

"Adapun yang kami amankan masing-masing Suparto (39) dan Yasmin Laia (38). Keduanya ini dibilang orangtua angkat, juga gimana ya. Tapi selama ini korban (MD) memang tinggal bersama mereka," kata Ismail pada Tribun via selular, Sabtu (17/9/2016).

Selain itu, sambung Ismail, tiga orang lainnya yang diamankan masing-masing Renaldo (24), Devi Ratnasari (21) dan David Carnelius (18). Ketiganya ini, kata Ismail, mengaku sebagai anak Suparto dan Yasmin.

"Belum jelas juga ketiganya ini apakah anak kandung atau hanya hubungan saudara. Inilah yang masih kami dalami," ungkap Ismail.

Dari hasil penyelidikan sementara, kelimanya ini diduga terlibat langsung dalam penyiksaan terhadap korban.

Tiga orang anak pelaku diketahui ikut melakukan pemukulan dan penamparan.

"Untuk lengkapnya nanti, mungkin akan disampaikan oleh Polres (Belawan). Saat ini, mereka yang kami amankan masih dalam proses pemeriksaan," ungkap Ismail.

Diberitakan, MD, bocah berusia 8 tahun kritis setelah disiksa orangtua angkatnya pada Jumat (16/9/2016) malam. Saat ini, kondisi siswa SD tersebut cukup memprihatinkan setelah tubuhnya disiram air panas.

"Korban dibawa ke RS Bhayangkara sekitar pukul 01.00 WIB oleh tokoh masyarakat setempat. Setelah tiba di rumah sakit, korban langsung kami tangani di ruang IGD," kata Kepala RS Bhayangkara, Kombes Pol Farid Amansyah, Sabtu (17/9/2016).

Dari informasi di lapangan, peristiwa ini terungkap saat sejumlah tetangga korban yang tinggal di Jl Sidomulyo, Dusun VI A, Pasar 7 Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang mendengar adanya suara jeritan di dalam rumah. Saat dicek, warga kaget begitu menemukan korban dalam kondisi tidak mengenakan busana.(ray)

Ikuti kami di
Penulis: Array Anarcho
Editor: Wahid Nurdin
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas