Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Daripada Dimadu, Kati Pilih Melarat Tinggal Sendiri di Gubuk Tenda

"Setiap hari makanan pokok saya singkong rebus. Memasak beras kalau punya uang," kata Kati kepada Surya Online, Jumat (7/10/2016).

Daripada Dimadu, Kati Pilih Melarat Tinggal Sendiri di Gubuk Tenda
SURYA/DIDIK MASHUDI
Kati di rumah terpal biru yang menjadi tempat tinggal sejak 2 tahun lalu. 

TRIBUNNEWS.COM, KEDIRI - Betapa sakit hati Kati (40) begitu kembali ke rumah dan mengetahui suaminya telah memiliki istri baru.

Karena tak mau dimadu, ia diusir dan akhirnya tinggal seorang diri di gubuk sederhana di Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Sejak dua tahun lalu, Kati hidup seorang diri di rumah beratapkan dan berdinding terpal di Dusun Batuasri, Desa Batuaji, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri.

Sehari-hari ia hanya makan ketela rebus karena tidak mampu membeli beras.

"Setiap hari makanan pokok saya singkong rebus. Memasak beras kalau punya uang," kata Kati kepada Surya Online, Jumat (7/10/2016).

Kati tidak mendapat jatah beras untuk rakyat miskin karena namanya tidak termasuk penerima bantuan beras sejahtera dari pemerintah.

Derita hidup Kati bermula ketika ia berangkat untuk menjadi tenaga kerja wanita di Malaysia.

Namun, karena dokumennya tidak lengkap, ia dipulangkan dari Negeri Jiran.

Sungguh ironis, setelah pulang ke kampung halaman, ia mendapati suaminya telah menikah lagi.

Karena tidak ingin dimadu, Kati pun diusir dari rumah suaminya.

Halaman
12
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Surya
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas