Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Duka Selimuti Keluarga Intan Olivia Marbun Balita Korban Ledakan Bom Samarinda

Intan Olivia Marbun mengalami luka bakar hingga 80% dan trauma di bagian paru-paru yang membuat nyawanya tak tertolong.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sapto Nugroho

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Duka menyelimuti keluarga korban ledakan bom molotov di Gereja Oikumene, Sengkotek, Loa Janan Ilir, Samarinda Seberang, Samarinda, Kalimantan Timur.

Intan Olivia Marbun, anak balita berusia dua tahun itu pada Senin (14/11/2016) pagi meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di RSUD AW Sjahranie, Samarinda.

Intan Olivia Marbun mengalami luka bakar hingga 80% dan trauma di bagian paru-paru yang membuat nyawanya tak tertolong.

Meninggalnya Intan Olivia Marbun langsung mendapat perhatian dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy.

Mendikbud menjenguk dan beberapa kali mencoba menenangkan Anggiat Marbun, ayah Intan Olivia Marbun yang masih berduka.

Seperti diberitakan sebelumnya, ledakan bom molotov terjadi di depan Gereja Oikumene, Samarinda pada Minggu (13/11/2016) pagi.

Ledakan tersebut menyebabkan empat anak balita menjadi korban, salah satunya Intan Olivia Marbun. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas TV
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas