Kemendikbud: Tak Semua Jurusan di SMK Ditempuh Empat Tahun
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serius menerapkan SMK wajib empat tahun setelah dikelola provinsi pada 2017.
Editor: Y Gustaman
Laporan Wartawan Surya, Sany Eka Putri
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serius menerapkan SMK wajib empat tahun setelah dikelola provinsi pada 2017.
Dirjen Pendidikan SMK Kemendikbud, M Mustagfirin Amin, mengatakan masa studi SMK selama empat tahun sangat membantu siswa, mereka akan mendapatkan banyak manfaat.
"Program ini juga fokus ke bidang pelajaran yang memiliki potensi dikembangkan. Artinya tidak cukup dipelajari tiga tahun,” kata Amin di SMK Negeri 2 Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (10/12/2016).
Dirjen Pendidikan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, M Mustagfirin Amin, saat bertandang ke SMK Negeri 2 Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (10/12/2016). SURYA/SANY EKA PUTRI
Penerapan masa belajar selama empat tahun ini hanya bidang atau jurusan terpilih. Bakal ada tim khusus ke lapangan dan memantau sekolah yang memiliki bidang sesuai kriteria.
"Kalau bidang itu bagus, hanya bidang itu saja yang siswanya harus menempuh empat tahun,” imbuh dia.
Kepala SMK Negeri 2 Kota Malang, Bagus Gunawan, mengatakan program empat tahun ini bagus untuk sekolah yang menjalin kerja sama dengan perusahaan asing.
“Siswa akan mendapat berbagai sertifikat. Sertifikat ini juga tidak hanya dari LSP saja. Tetapi bisa dari sertifikat uji kompetensi, dari perusahaan, atau lembaga lain,” ujar Bagus.
Hal senada dikemukakan Kepala SMK Negeri 4 Kota Malang, Wadib Su’udi. Menurut dia bidang menuntut siswa belajar empat tahun adalah Informatika dan Teknologi (IT).
“Nanti dicoba 1 kelas dulu. Baru bertahap dan bertambah,” kata Wadib.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.