Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemilik Panti: Saya Tak Pernah Eksploitasi Anak Demi Rupiah

Pemilik Panti Al Hajar menyangkal telah menelantarkan anak asuhnya sebagaimana sangkaan penyidik Polres Demak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Pemilik Panti: Saya Tak Pernah Eksploitasi Anak Demi Rupiah
Tribun Jateng/Rival Almanaf
Muhammad Ulin Nuha (memakai penutup wajah) dihadirkan dalam gelar perkara dugaan penelantaran anak panti Al Hajar di Polres Demak, Jawa Tengah, Rabu (15/2/2017). TRIBUN JATENG/RIVAL ALMANAF 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Pemilik sekaligus pengurus panti asuhan Al Hajar, Demak, Muhammad Ulin Nuha, ditetapkan sebagai tersangka, Rabu (15/2/2017).

Ketika dikonfirmasi wartawan, Ulin tetap menyangkal telah menelantarkan anak asuhnya sebagaimana sangkaan penyidik Polres Demak.

"Itu saya selamatkan dari jalanan. Saya kasih makan tiga kali sehari," ucap Ulin menegaskan dirinya sama sekali tidak menelantarkan anak panti dalam gelar perkara di Polres Demak.

Baca: Dituding Telantarkan Anak Asuh, Pemilik Panti Buka-bukaan

Baca: Kapolres Demak Gendong dan Ciumi Bayi Panti Asuhan Derita Gizi Buruk

Ia juga menyangkal telah memperkerjakan anak-anak tersebut untuk mendapatkan rupiah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Astaghfirullah, tidak pernah saya berbuat seperti itu," tegas pria berbadan subur tersebut.

Diberitakan empat balita panti asuhan Al Hajar menderita gizi buruk. Hal itu terungkap dari laporan warga terkait dugaan penelantaran penghuni panti asuhan di Desa Karangmlati.

Kedua balita yang masih dirawat adalah Ahmad Minan (1,7) dan Indri (3). Dua lainnya berumur tujuh dan sembilan tahun sudah di pindah ke panti asuhan lainnya.

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas