Tribun

Saksi Sarjani Terlibat Adu Mulut dengan Kapolres Pidie

Saksi paslon bupati dan wakil bupati, dari nomor urut 3, Sarjani Abdullah / M Iriawan SE, Firdaus, terlibat adu mulut dengan Kapolres Pidie, M Ali Kad

Editor: Samuel Febrianto

TRIBUNNEWS.COM, SIGLI - Saksi paslon bupati dan wakil bupati, dari nomor urut 3, Sarjani Abdullah / M Iriawan SE, Firdaus, terlibat adu mulut dengan Kapolres Pidie, M Ali Kadhafi SIK, saat digelar rapat terbuka pleno rekapitulasi hasil perhitungan suara ‎Gubernur/Wakil Gubernur Aceh dan Bupati/Wakil Bupati Pidie, di Grand Blang Asan Hotel Sigli, Pidie, Rabu (22/2/2017).

Aksi adu mulut itu terjadi saat ‎Firdaus memprotes KIP Pidie, agar menghentikan pleno yang dinilainya cacat hukum karena banyak terjadi kejanggalan dan kecurangan di TPS‎. Juga adanya oknum petugas yang melakukan intimidasi kepada saksi nomor urut 3.

Kapolres Pidie, AKBP M Ali Kadhafi, yang duduk di depan langsung berdiri sembari meminta maaf kepada komisioner KIP yang memimpin rapat pleno.

M Ali mengatakan, semua dugaan pelanggaran dalam pilkada adanya prosedurnya untuk dilaporkan kepada panwas.

"Biarkan panwaslih menjalankan tugas dengan pembuktiannya, bukan menghentikan kegiatan pleno yang sedang berjalan," kata M Ali.

Mendengar penjelasan tersebut, Firdaus menjawab. " Penyelenggara pemilu itu KIP dan Pawas, bukan Kapolres Pidie. Saya hanya menyampaikan hak politik saya," kata Firdaus

M Ali Khadafi menegaskan, dirinya adalah pihak keamanan dan bertanggungjawab terhadap keamanan Pilkada. Ia meminta para saksi untuk mengikuti prosedur.

"Polisi dalam pilkada ini tetap netral, tapi tidak dalam masalah keamanan. Apabila ada yang membuat kerusuhan akan ditindak tegas," kata Kapolres M Ali Kadhafi.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas