Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Desersi Polisi Menjadi Otak Kaburnya Tahanan BNN Bali

Disinyalir, gergaji itu dibawa Lengkong seusai menjalani persidangan di PN Denpasar atau sehari sebelum ‎kabur pada Selasa (16/5/2017).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Desersi Polisi Menjadi Otak Kaburnya Tahanan BNN Bali
Tribun Bali I Made Ardhiangga
Empat tahanan BNN Provinsi Bali kabur. Empat tahanan itu kabur pada Selasa (16/5/2017) sekitar pukul 05.00 Wita 

Laporan Wartawan Tribun Bali I Made Ardhiangga

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Tiga buronan dari empat tahanan yang kabur sudah ditangkap pihak BNN Provinsi Bali.

Mereka adalah Hery Agus Sugiono alias Gus Topi (46) ‎dan I Wayan Putu Semarayasa dan I Wayan Murdana alias Lengkong.

Informasi yang dihimpun, bahwa otak dari semua aksi ini adalah Lengkong.

Seorang disersi polisi yang mengotaki dan membawa gergaji besi untuk memotong terali besi sel tahanan kantor BNN Bali.

Lengkong sendiri menyuruh Semarayasa sebagai pemotong teralis.

Dua dari tujuh batang terali besi putus, dan mereka berhasil kabur.

Rekomendasi Untuk Anda

Kabid Berantas BNN Bali, AKBP Ketut Arta ‎membenarkan hal tersebut.

Otak dari semua ini, sesuai pengakuan Semarayasa dan Gus Topi adalah Lengkong.

"Ya pengakuannya seperti ‎itu dari tahanan yang sebelumnya tertangkap, sebelum Lengkong ditangkap," ucapnya Kamis (18/5/2017).

Arta menegaskan, bahwa untuk dimana Lengkong mendapat gergaji besi masih dalam pendalaman.

Disinyalir, gergaji itu dibawa Lengkong seusai menjalani persidangan di PN Denpasar atau sehari sebelum ‎kabur pada Selasa (16/5/2017).

"Masih dugaan sementara. Kami masih dalami semuanya," bebernya. (ang).

Sumber: Tribun Bali
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas