Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kisah Takdir Feriza, Pemuda Aceh yang Melantunkan Alquran di 12 Kota Turki

Di tanah bekas Kesultanan Utsmaniyah itu, Takdir membesarkan nama Aceh dan Indonesia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Kisah Takdir Feriza, Pemuda Aceh yang Melantunkan Alquran di 12 Kota Turki
Istimewa
Takdir Feriza 

TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH - Ramadan 1436 H, dua tahun silam, merupakan waktu yang tak terlupakan bagi Takdir Feriza, Qari Internasional asal Aceh.

Disaksikan ribuan pasang mata, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menjabat tangan Takdir di atas panggung utama Turkey International Holy Quran Memorization and Recitation Competition.

Di tanah bekas Kesultanan Utsmaniyah itu, Takdir membesarkan nama Aceh dan Indonesia.

Ia menjadi juara cabang tilawah Musabaqah Internasional itu, dan Presiden Erdogan bertindak langsung menyerahkan penghargaannya.

Musabaqah itu digelar di Blue Mosque atau yang dikenal juga sebagai Masjid Sultan Ahmed, yang berada di pusat Kota Istanbul, Turki.

"Saya sangat terharu, karena Erdogan yang merupakan tokoh Islam dunia menghampiri saya, mengajak bersalaman dan menyerahkan penghargaan untuk saya," ujar Takdir mengenang.

Sejak saat itu, hubungan Turki dengan Takdir Feriza terus berlanjut.

Rekomendasi Untuk Anda

Karena kagum akan lantunan ayat suci Alquran oleh Takdir, pada Ramadan 2016 pemerintah Turki kembali meminta Takdir datang ke Turki.

Dengan menumpang Turkish Airlines, ia terbang seorang diri ke negeri yang terkenal dengan kebab itu.

Baca: Truk Tabrak Barisan Sepeda Motor di Lampu Merah, Tiga Orang Tewas, Empat Lainnya Luka Berat

Ia mengembara dari masjid ke masjid, kota ke kota di Turki.

Selama 12 hari ia berada di Turki, sebanyak 12 kota ia kunjungi untuk melantunkan Alquran, seperti Istanbul, Bursa, Ankara, Izmir, dan Konya.

Tahun 2017 ini, Takdir kembali lagi ke Turki dan saat ini ia sedang mengembara dan melantunkan ayat suci Alquran di sana.

Kementerian Agama Turki mengundangnya melalui Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin.

Ia diminta berada di Turki selama 30 hari lebih, yaitu 22 Mei hingga 24 Juni mendatang.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas