Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pasungan Dilepas, Penderita Gangguan Jiwa Bunuh Ayah Kandung dan Lukai Ibunya

Menurut warga, Eko mengalami gangguan jiwa sejak enam tahun lalu. Kadang ia dipasung kalau lagi kumat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Willem Jonata

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Alan Nopriansyah

TRIBUNNEWS.COM, MUARADUA - Eko Hariawan (25), warga Desa Muara, Kabupaten OKU Selatan, menghabisi nyawa Sukarmin (51), ayah kandungnya menggunakan pisau, Senin (7/8/2017).

Ia juga melukai Komala Dewi (45), ibu kandungnya, di bagian dada sebelah kanan.

Menurut keterangan warga, Eko mengalami gangguan jiwa. Selama enam tahun terakhir, Ia dipasung oleh orangtuanya. 

Saat kejadian, pasungan pada tangan Eko dilepas. Sementara pada kakinya tetap terikat rantai. Karena tangannya dilepas, Eko berniat mengambil roti pada sebuah koper.

Namun, Sukarmin menghalanginya. Eko kesal dan langsung melampiaskan kemarahannya. Ia spontan mengambil garpu yang ada di dekatnya.

Sukarmin berusaha merebut garpu itu dari tangan Eko. Namun, ia malah terluka akibat tikaman. 

Rekomendasi Untuk Anda

Komala Dewi yang melihat kejadian itu, berusaha membantu suaminya merebut garpu itu dan menjatuhkannya dari tangan Eko. Namun, dada Komala terluka akibat tikaman.

Sedagkan Sukarmin luka di bagian atas lengan, punggung kiri atas, dan perut. Ia tewas karena kehabisan darah. Sedangkan Komala kini dirawat di puskesmas terdekat.

Eko kemudian diamankan anggota Polsek Muaradua Kisam. Ia selanjutnya dibawa ke Polres Oku Selatan untuk penyidikan lebih lanjut terkait kasus pembunuhan itu.

Joni, warga setempat menurutkan, ko mengalami gangguan jiwa.

"Kadang dilepas, terkadang dipasung kalau lagi kumat," jelasnya.(*)

Sumber: Sriwijaya Post
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas