Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Penyandang Disabilitas Ikut Tes Pembuatan SIM di Polresta Denpasar, 10 Orang Lulus

Didampingi penerjemah, mereka antusias mengikuti proses tahapan pembuatan SIM.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Willem Jonata

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Penyandang tuna rungu di Denpasar mengikuti tes pembuatan SIM Gedung Satpas SIM Polresta Denpasar, Selasa (8/8/2017).

Mereka yang mengikuti tes tersebut adalah para penyandang disabilitas yang tergabung dalam Gerkatin (Gerakan Untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia) cabang Denpasar.

Didampingi penerjemah, mereka antusias mengikuti proses tahapan pembuatan SIM baru, mulai mengisi formulir, melakukan tes teori, tes praktik. Terakhir, dilanjutkan pembuatan SIM bagi mereka yang lulus tes.

Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo pun secara langsung menyerahkan SIM D, yang memang dikhususkan kepada bagi para penyandang disabilitas.

“Kami kerjasama dengan Karang Taruna Denpasar, Gerkatin dan RS Bakti Rahayu menyelenggarakan pembuatan SIM D secara kolektif, Dari 31 penyandang disabilitas yang mengikutinya baru 10 orang yang lulus,” jelas Kombes Hadi.

Ia menambahkan mereka yang tidak lulus kesulitan dalam uji teori.

Rekomendasi Untuk Anda

Persyaratan yang membedakan dalam SIM D adalah mereka harus membawa rekomendasi dari rumah sakit yang ditunjuk.

Ini merupakan pertama kalinya pembuatan SIM D yang dilakukan secara kolektif.

SIM D ini merupakan Surat Izin Mengemudi khusus bagi mereka penyandang disabilitas baik tuna rungu, tuli maupun penyandang disabilitas lainnya.(*)

Sumber: Tribun Bali
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas